Drakor

Sinopsis Strong Woman Do Bong Soon Episode 1 Part 1, Tayang di Trans TV 10 Juni 2019 Pukul 18.00 WIB

Sinopsis Strong Woman Do Bong Soon Episode 1 Part 1, Tayang di Trans TV 10 Juni 2019 Pukul 18.00 WIB

Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
JTBC
Sinopsis Strong Woman Do Bong Soon Episode 1 Part 1 

SURYAMALANG.COM – Berikut sinopsis drama Korea Strong Woman Do Bong Soon yang akan tayang di Trans TV pada 10 Juni 2019 mendatang.

Strong Woman Do Bong Soon dijadwalkan tayang di Trans TV pada 30 Mei kemarin.

Namun, karena bertepatan dengan libur lebaran 2019, jadwal penayangan drama Strong Woman Do Bong Soon diundur pada 10 Juni 2019 mendatang.

Drama yang dirilis pada tahun 2017 lalu ini memiliki jumlah 16 episode.

Park Hyung Sik, Park Bo Young dan Ji Soo
Park Hyung Sik, Park Bo Young dan Ji Soo (Coppamagz)

Strong Woman Do Bong Soon menceritakan kisah Bong Soon seorang gadis mungil yang memiliki kekutan super.

Berkat kekuatannya, ia berhasil menjadi bodyguard seorang CEO perusahaan game ternama di Korea Selatan.

Kisah Strong Woman Do Bong Soon akan menggali perjalanan Bong Soon dlam setiap petualangannya.

Berikut SURYAMALANG.COM rangkup synopsis Strong Woman Do Bong Soon episode 1 part 1 dari berbagai sumber.

EPISODE 1: PEMBUAT ONAR YANG KONYOL

Ahn Min Hyuk duduk dibarisan belakang sebuah bus dengan membawa sebuket bunga di tanganya. Tiba-tiba terdengar bunyi letusan dari bus yang dinaikinya, sopir bus tak bisa mengendalikan laju busnya. Dibagian luar bagian ban kempes, seperti ban dari bus pecah.

Bus terus berjalan tanpa bisa dikendalikan, barang dan semua yang ada didalam bus berhamburan termasuk bunga yang dibawa oleh Min Hyuk. Sopir bus melihat seorang ibu dan anak di pinggir jalan dan tak menginjak rem, sampai akhirnya bus berhenti sendiri.

Min Hyuk yang duduk dibelakang melihat sosok seorang wanita dengan jaket yang menutupi kepalanya berjalan pergi. Ia menghentikan bus dengan menahan bagian belakang. 

Min Hyuk sedang tertidur pulas dibangunkan dengan bunyi ponsel yang tak ada hentinya dengan wajah kesal mengangkat dengan mengaku sebagia  Presdir Ahn dari AinSoft. Terdengar seperti suara robot yang berbicara.

Min Hyuk yang kesal mulai mengumpat marah, karena menganggu tidurnya

Drama Korea Strong Woman Do Bong Soon di Trans TV
Drama Korea Strong Woman Do Bong Soon di Trans TV (JTBC)

Pagi hari

Do Bong Soon makan mie dikamarnya, pesan masuk ke dalam ponselnya [SESI INTERVIEW - GAGAL]. Ia sudah tahu kalau  tidak akan lolos lalu melihat kembali lamaran kerjaan yang sudah dibuat dengan foto wajah manisnya. Ia melihat bagian kolom pengenalan diri, sambil berkomentar kalau itu menyebalkan mulai menuliskan tentang dirinya.

Didalam sebuah lemari terlihat tumpukan buku jaman sejarah korea dan salah satu judulnya adalah. [SEJARAH KEKUATAN]

Di tahun 1992,  saat ulang tahun pertaman Do Bong Soon, memperlihatakan kekuatanya dengan membalikan meja, semua orang yang melihat melonggo kaget karena anak kecil yang bisa membalikan meja. Semua digambarkan dalam bentuk komik.

Ibu Bong Soo sebagai pemenang medali dalam hal angkat besi mengunakan kekuatan untuk memalak uang-uang dari pelajar pria. Ia kembali berlatih untuk mengangkat besi tapi seperti kekuatan dari dirinya hilang begitu saja.

Saat itu Chil Gu mendekati ibu Bong Soo yang menangis dan keduanya langsung berpelukan sambil berguling-gulingan. Bong Soo menceritakan bahwa hari itu akhirnya menjadi hari yang sedikit panas dan berat.

Ibu Bong Soo sudah ada di ruang bersalin, Dokter memberitahu kalau Anak kembar pertama yang terlahir adalah putri kecil. Ibu Bong Soo bertanya apakah Yang laki-laki masih belum keluar. Dokter menganguk dan melihat bayi yang mengepalkan tanganya terlihat sangat lucu.Tiba-tiba Bong Soon sudah memperlihatkan kekuatanya menendang sang dokter sampai terjungkal.

Bong Soon naik kereta api melihat sosok pria yang mencari kesempatan dengan memegang bagian bokong seorang wanita. Si wanita mencoba mengalanginya dengan tas tapi si pria tetap saja terus memegang bagian bokong.

Bong Soon berkerja sebagai call center asuransi, menjawab semua telp tentang kendala klien. Setelah itu ia berkerja disebuah toko pakaian anak dengan menawarkan pakaian untuk pangeran kecil didepanya. Sang ibu memberitahu kalau anaknya itu perempuan bukan pria.

Bong Soo mencoba mengendarikan traktor di sebuah ladang pertanian. 

Bong Soon hanya diam saja menatapnya. Ibu Bong Soon mengatakan kalau betapa hebatnya jadi petani itu?

Bong Soo yang tak bisa mengemudikan traktor harus terjatuh ke dalam sawah kering. Dengan kekuatan bisa mengangkat traktor untuk kembali kejalurnya. Dua orang warga desa yang  melihatnya nampak panik melihat kekuatan Bong Soon diluar kebiasaanya.

Bong Soon bermain games seperti bisa menyembunyikan kekuatanya. Ia memiliki impan adalah untuk mengembangkan permainan dan ia menjadi karakter utama nya. Bong Soon seperti duduk bersama dengan para pencipta gamer.

Ahn Min Hyuk mengunakan kendarannya seperti sepeda disekeliling sungai Han. Tiba-tiba ia merasakan seseorang yang mengikutinya, tapi ia tak mengubrisnya dengan membiarkan begitu saja, sampai akhirnya melihat sendiri sosok pria berbaju hitam mengunakan masker mengikutinya dari belakang.

Mereka pun berkejar-kejaran sampai masuk ke perkebunan, si pria misterius bersembunyi dalam toilet. Min Hyuk berpikir kalau pria itu bersembunyi dalam toilet pria. Saat itu juga si pria keluar dari toilet wanita dan kabur dari Min Hyuk. Min Hyuk pun tak bisa mengejar si pria hanya bisa berteriak kesal. Ia menaiki mobilnya menelp sekertarisnya kalau kalau pengawal pribadi  segera membelikanya. 

Bong Soon mengemudikan sepeda mininya dengan wajah bahagia,tapi dalam hatinya bergumam kalau ada yang yang selalu ditakutkan akhirnya terjadi.   Seorang kakek mengemudikan mobil jemputan dengan menyanyikan lagu Trot dan dihentikan dengan sebuah truk yang melintang didepan jalan. Dengan wajah kesal ia turun ingin memarahi sang sopir tapi ternyata didalam truk itu kosong.

Seorang pria bertubuh besar datang, si kakek berpikir kalau pria itu adalah sopir truknya. Si pria mengatakan kalau sopirnya sedangmakan sekarang. Si kakek mengeluh dengan truk yang menghalangi jalanan, si pria memberikan sedikit jurus berkelahinya melarang si kakek lewat jalan itu.

Si kakek tak terima karena ini jalan umum, si pria menyuruh sang kakek segera pergi saja selagi dirinya masih bersikap baik. Sang kakek akan kembali ke mobilnya lalu mengambil gambar truk yang melintang jalan, si pria melihatnya langsung merampas ponsel dari tangan si kakek.

Bong Soon melihat dari kejauhan menahan amarah lalu ingin melaporkan sesuatu, tapi ponselnya diambil oleh Kim Kwang Bok. Bong Soon ingin mengambil ponselnya, tapi Kwang Bok melihat isi ponsel Bong Soon dengan mengeluh kalau perempuan itu hanya mengambil foto makanan.

Ia menemukan seorang pria dengan mengunakan seragam berpikir kalau itu pacara Bong Soon. Bong Soon meminta agar mengembalikan ponselnya sekarang juga. Kwang Bok melihat Bong Sook itu tak takut dengan berani  mencoba untuk melaporkan mereka dengan mengejek Bong Soon itu warga negara yang terhormat dan dirinya adalah preman yang terhormat.

Kwang Bok mengeluh belakangan ini siswa perempuan tidak ada takutnya sama sekali dengan mengancam akan  mencabik-cabik dan menggantung di tali jemuran rumah. Sementara Min Hyuk yang mengemudikan mobilnya melihat dua orang didepanya seperti sedang dianiaya oleh pemilik truk yang melintang.

Si kakek memohon pada Hwang Hyun Dong agar tak memukulnya, Hyun Dong terus memukul si kakek agar diberi pelajaran. Min Hyuk mengeluh dengan kerja polisi yang tak becus, dengan begitu satu alasan tidak peduli dengan polisi.

Bong Sok terlihat sudah mulai marah dan menatap Kwang Bok yang terus memukul wajahnya. Kwang Bok pun menyuruh Bok Sok agar berhenti menatapnya. Min Hyuk akhirnya menelp polisi dari area Dobong-dong yang sedang di bangun ulang agar datang dengan satu mobil polisi dan mobil khusus untuk bertugas karena banyak sekali orangnya dan Seorang wanita dan seorang pria tua sedang terancam.

Akhirnya Bong Soon sudah tak bisa lagi menahan amarahnya, memberikan tamparan pada wajah Kwang Bok dan membuat beberapa giginya langsung copot. Min Hyuk yang melihatnya hanya bisa melonggo karena Bong Soon bisa memukul seorang pria bahkan sampai melayang masuk ke area pembangunan.

Hyun Dong akhirnya baru sadar bos dan dua temanya sudah terlempar ke dalam bangunan. Bong Soon melihat Hyun Dong meminta agar menganti rugi ponselnya yang rusak. Hyun Dong seperti tak peduli, bosnya seperti ingin memberitahu agar lari karena berbahaya.

Hyun Dong mengumpat Bong Soon itu pasti sinting dan siap memukulnya, saat itu Bong Soon bisa mendorong tanganya kebelakang, Hyun Dong menjerit kesakitan karena tanganya bisa patah. Bong Soon pun dengan mudah mengembalikan tangan yang patah ke tempat semula.

Min Hyuk benar-benar tak menyangka Bong Sook melawan semua pria, bahkan anak-anak dalam jemputan juga melonggo tak percaya denga memuji sangat keren. Bong Soo kembali memberikan pukulan pada dua orang anak buah Kwang Sok yang mencoba melawannya sampai melayang jatuh ke dalam tempat penampungan air. Min Hyuk berpikir dirinya harus menelp 911 lagi. 

Di kantor polisi

Anak buah Kwang Sok mengeluh kalau diperlakukan tak adil karena tak melakukan apapun. Beberapa anak TK pun dibawa ke kantor polisi sebagai saksi. Bong Soon kebingungan depan pintu dan sempat melihat ke arah  In Kook Doo yang sedang bertugas.

Papan di depan pintu bertuliskan [KASUS KEKERASAN - UNIT 3] Bong Soon panik takut kalau Kook Doo  akan berpikir kalau dirinya aneh dan juga apa yang harus dikatakanya nanti.  Ia pun melihat ke cermin labih dulu memperhatikan penampilan lebih dulu.

Min Hyuk yang baru masuk ke dalam kantor sedari tadi melihat gerak gerik Bong Soon yang bersiap-siap ingin masuk ruangan dan berlatih menyapa Kook Doo dengan beberapa versi.  Saat Min Hyuk ingin mendekatinya, Bong Soon lebih dulu masuk ke dalam ruangan. 

Terdengar teriakan memanggil nama Do Bong Soon, semua pria terlihat ketakutan melihat Bong Soon yang langsung duduk didepan meja Kook Doo. Kook Doo dengan wajah serius siap menginterogasi Bong Soon. Tapi tatapan Bong Soon penuh cinta menatap Kook Doo yang duduk didepanya, seperti sudah terpana dengan ketampananya.

Kook Doo menanyakan nama dan menjawabnya sendiri yaitu Do Bong Soon. Lalu Alamat dan menyebutkan sendiri alamat Bong Soo,  Dobong-dong, Dobong-gu, rumah nomor 1342 seperti sudah sangat hafal. Bong Soon terus tersenyum karena Kook Doo mengingat alamatnya.

Bong Soon hanya bisa tertunduk malu, Kook Doo pikir ini tak masuk akal. Bong Soon seperti kebingungan menjelaskanya. Kook Doo memberitahu bahwa Pertama-tama, kesaksian anak-anak TK tidak memiliki kekuatan hukum Dan sejujurnya, kesaksian mereka cukup menggelikan jadi Persoalan ini, akan tergantung pada kesaksian sopir bus

Semua yang melihat Min Hyuk bertanya-tanya siapa pria yang datang itu, Min Hyuk mengatakan kalau dirinya adalah  seorang saksi, dan orang pertama yang menelepon polisi lalu memperingatkan pada anak-anak TK agar tidak boleh bohong di kantor polisi dengan mengatakan Bong Soon yang menghajar pria itu sendirian. Para anak TK yang polos membenarkanya.

Min Hyuk mengaku kalau mereka itusaling bertengkar satu sama lain. Semua tak terima menurutnya itu hanya omong kosong belaka.  Semua polisi menenangkan menyuruh semua preman untuk duduk, tiba-tiba seorang anak TK mengatakan kalau Bong Soon.  Yang mengalahkan orang-orang itu sendirian. Min Hyuk pun mendekati anak TK.

Ia bertanya apakah mereka bisa membaca judul buku yang dibawanya, menurutnya anak-anak itu  masih belum belajar membaca dan itu karena guru-guru hanya memutarkan film padahal  dasar dari pendidikan anak dimulai pada saat TK. Atasan Kook Doo pikir kalau Tidak masuk akal bahwa seorang wanita memukuli semua orang-orang ini tanpa senjata.

Semua langsung tak terima kalau Bong Soon melakukan itu semua, Min Hyuk mengeluh kalau Hollywood telah merusak kehidupan masyarakat. Si Ketua polisi bertanya apakah akan memejarakan mereka atau yang lainya, lalu menyuruh Kook Doo agar menyelesaikan semuanya karena kalau sampai Kepala polisi mendengarnya maka akan memecatnya. Bong Soon terdiam karena dibela oleh Min Hyuk.

Beberapa polisi bisa menenangkan preman yang marah, semua anak TK berteriak memuji Bong Soon yang keren. Bong Soon seperti seorang artis pada Fansnya memberikan senyuman. Kook Doo langsung menyindir Bong Soon senang dengan keadaan ini sekarang. Bong Soon kembali duduk menghadap Kook Doo.

Sek Kong masuk ruangan berteriak memanggil Presdir ke arah Min Hyuk. Semua terlihat kaget karena seorang Presdir ada bersama mereka. 

Min Hyuk keluar dari kantor, Sek Kong bingung apa yang terjadi samai Min Kyuk  masuk ke kantor polisi. Min Hyuk menceritakan kalau belum pernah melihat hal seaneh itu selama hidupnya, Sek Kong binggung mendengarnya. Bong Soon keluar dari Min Hyuk seperti hanya menatap sinis, Min Hyuk heran karena Bong Soon tidak ingin mengatakan "terima kasih" atau apapun itu.

Sek Kong binggung melihat tingkah Bong Soon, tapi Min Hyuk merasa kalau Bong Soo itu punya cara berpikir yang unik sekali dan menurutnya Sangat seksi. Sek Kong bingung mendengar komentar atasanya seperti menyukai Bong Soon. 

Bong Soon kembali pulang dengan mengemudikan sepedanya, Min Hyuk masuk mobil melihat Bong Soon yang melintas didepanya, matanya seperti langsung terpana dengan Bong Soon yang berbeda dengan wanita lainya.

Keduanya sampai di gedung tempat Min Hyuk bekerja, Saat masuk lobbya Min Hyuk menceritakan bahwa Bong Sook itu lebih kuat daripada karakter yang pernah dilihat. Sek Kong tak mengerti maksudnya. Saat itu Min Kyuk melihat Ketua Tim Shin dengan memujinya kalau suka fitur baru yang di rencanakan itu!

[DOBONG WALNUTS]

Menu toko Do Bong adalah Pie kenari,  dengan ayah Dong Bong sebagai pelayan toko kue. Ibu Bong Soon, Hwang Jin Yi masuk seperti seorang nyonya bertanya apakah semuanya laris. Tuan Do Chil Goo mengangguk lalu memberikan uang pemasukan.

Nyonya Hwang bertanya apakah hanya ini saja penghasilan mereka, Tuan Do mengangguk. Nyonya Hwan mengancam kalau menemukan sesuatu di sakunya, maka akan memukul 10 kali untuk setiap uang yang ditemukan. Tuan Do langsung mengeluarkan uang dari saku bajunya. Nyonya Hwang pun memuji anaknya sebagai anak yang baik dan meminta agar dibawakan secangkir kopi. 

Bong Soon masuk ke dalam toko setelah memarkir sepedanya,  Nyonya Hwang mengeluh anaknya yang baru pulang. Bong Soon mengatakan kalau Ada sesuatu yang terjadi. Nyonya Hwang ingin tahu sesuatu yang seperti apa, karena tahu Bong Soon itu hanya makan dan main-main saja?

Ketua tim bertanya pada Kook Doo bagaimana bisa mengenal Nona Avenger yang tadi. Kook Doo mengatakan kalau merkea masuk ke sekolah yang sama sejak SD. Ketua Tim mengerti kaalu Kook Doo dari Dobong-dong.

Ketua Tim piker Tak heran Min Hyuk sedang mengulur-ulur waktu lalu bertanya keberadaan  Kim Kwang Bok dan Hwang Hyun Dong apakah ada di rumah sakit sekarang. Kook Doo membenarkan. 

Semua anak buah Kwang Bok berada dalam satu ruangan. Hyun Dong dengan semua jarinya yang patah bertanya apakah mereka  mengenali wanita itu karena merasa sangat dipermalukan!

Semua dokter berkumpul di ruang CT Scan agar bisa melihat bentuk patahan-nya, karena sudah jadi seorang ahli bedah ortopedi selama 15 tahun tapi belum pernah melihat patahan seperti ini, bahkan Tulangnya benar-benar terkilir, lalu bisa menyatu kembali seperti semula.

Flash Back

[1997: KETIKA DO BONG SOONDAN DO BONG KI DICULIK]

Bong Soon dan Bong Ki duduk dikursi belakang sambil menangis lalu Bong Soon memberitahu kalau  adiknya kencing dicelana karena sangat takut. Si penculik mengumpat marah karena  membuat kursi nya jadi kotor. Bong Soon meminta agar menghentikan mobilnya.

Si penculik menyuruh mereka diam saja, Bong Soon pun meminta adiknya agar Jangan menangis. Si penculik mengancam agar merkea tak berisik kalau memang ingin pulang pada ayah dan ibunya. Bong Soon meminta agar menghentika mobil karena adiknya itu menangis.

Bong Soon sudah tak bisa menahan amarahnya, saat mobil berjalan kencang menendang pintu mobil dan langsung lepas begitu saja. Mobil pun berhenti, Bong Soon dan adiknya langsung berlari untuk kabur, si penculik sempat mengejarnya tapi kembali ke mobil untuk mengejar keduanya. Saat mobil melaju Bong Soon menahan satu tanganya dan membuat mobil langsung ringsek begitu saja, seperti super hero yang memiliki kekuatan ekstrak.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved