Malang Raya

BBKSDA Jatim Terima Bayi Lutung Jawa Yang Ditemukan Warga Dari Pinggir Jalan Kabupaten Malang

Pada saat ditemukan, bayi Lutung Jawa tersebut masih berada di dalam kardus dan diletakkan begitu saja di pinggir jalan.

BBKSDA Jatim Terima Bayi Lutung Jawa Yang Ditemukan Warga Dari Pinggir Jalan Kabupaten Malang
Ist
Proses penyerahan bayi Lutung Jawa oleh warga Kota Malang kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Seorang warga bernama Dini, warga Jalan LA Sucipto, Kota Malang menyerahkan Bayi Lutung Jawa kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur pada Minggu (2/6). Dini telah menemukan bayi Lutung Jawa tersebut di daerah Bugis, Pakis Kabupaten Malang pada (30/5).

Pada saat ditemukan, bayi Lutung Jawa tersebut masih berada di dalam kardus dan diletakkan begitu saja di pinggir jalan. Karena merasa iba dan kasihan kepada nasib Lutung Jawa tersebut, akhirnya Dini berinisiatif untuk mengembalikannya kepada pihak yang berwajib.

"Pertama bingung mau dikasihkan ke siapa. Setelah mencari-cari informasi. Akhirnya mendapatkan Kontak BBKSDA Jatim yang bertugas di Malang," ucapnya.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, Nandang Prihadi mengatakan, bayi Lutung Jawa tersebut diduga sengaja dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Untung saja masih ditemukan oleh warga yang sadar akan konservasi. Sehingga bayi Lutung Jawa ini bisa segera terselamatkan," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM, Senin (3/6).

Lutung Jawa yang memiliki nama latin Trachypithecus Auratus merupakan satwa endemik Pulau Jawa. Mereka biasanya hidup berkelompok dengan menggelantung di pepohonan.

Untuk di Malang Raya, satwa yang biasa disebut 'budeng' ini bisa ditemui di daerah Malang Selatan, tepatnya di Pantai Kondang Merak dan di Pulau Sempu.

Kata Nandang, Lutung Jawa merupakan satwa yang dilindungi. Dikarenakan, Lutung Jawa kini nasibnya terancam, karena perburuan dan juga marak dijual belikan.

"Kami bersyukur, masih ada warga yang tahu bahwa Lutung Jawa merupakan satwa yang dilindungi. Jika tidak, maka nasib mereka akan semakin memprihatinkan," terangnya.

Usai mendapatkan bayi Lutung Jawa tersebut, selanjutnya BBKSDA Jatim akan melakukan koordinasi dengan Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Javan Langur Center (JLC).

Koordinasi itu dilakukan guna menitipkan bayi Lutung Jawa tersebut kepada PPS maupun JLC. "JLC merupakan tempat rehabilitasi Lutung Jawa yang ada di Batu. Sementara akan kami titipkan di sana dulu, agar bisa dirawat," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved