Persebaya Surabaya

Reaksi Pelatih Fisik, Rudy Eka Priyambada, Usai Dicopot Persebaya Meski Baru Empat Bulan Bekerja

Pelatih fisik dengan lisensi AFC Pro ini mengaku kaget setelah dihubungi oleh manajer Persebaya Candra Wahyudi untuk angkat kaki.

Reaksi Pelatih Fisik, Rudy Eka Priyambada, Usai Dicopot Persebaya Meski Baru Empat Bulan Bekerja
TB KUMARA/BOLASPORT.COM
Rudy Eka Priyambada (kanan). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pelatih fisik Persebaya Surabaya, Rudy Eka Priyambada, menjadi target evaluasi menajemen gara-gara tiga laga awal tanpa kemenangan selama Liga 1 2019.

Pelatih fisik dengan lisensi AFC Pro ini mengaku kaget setelah dihubungi oleh manajer Persebaya Candra Wahyudi untuk angkat kaki.

Pasalnya ia baru bekerja selama empat bulan sebagai pelatih fisik Persebaya, sejak awal Januari 2019 lalu.

"Saya kaget, tapi beberapa hari lalu saya sudah dengar rumor itu. Tadi saya dihubungi lewat telepon oleh pak manajer," kata Rudy Eka Priyambada, Senin (3/6/2019).

Mantan pelatih PS Tira itu mengaku sudah mendengar wacana pencopotannya dari jajaran tim pelatih sejak jauh-jauh hari.

Bahkan ia menyebut sudah mendengar wacana tersebut sejak babak pertama laga Persebaya vs PSIS Semarang di Stadion GBT (30/5/2019).

"Bahkan saat kami unggul 1-0, saya sudah dengar kabar itu. Saya dengar itu saat pertandingan masih setengah babak," kata Rudy Eka.

Ia juga menyayangkan statement dari manajemen Persebaya yang menyebut dirinya jadi biang dari masalah komunikasi dan bench management.

"Meski lisensi saya tinggi, saya tidak pernah ikut campur taktik, saya tahu tugas saya mengurusi fisik dan pemanasan pemain, itu sesuai permintaan coach Djadjang," ungkap Rudy Eka.

"Saat pemain berada di ruang ganti pun saya cuma di lapangan bersama pemain yang pemanasan dan tidak pernah bicara juga, sangat disayangkan," tutupnya. ndaru wijayanto

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved