Timnas Indonesia

Terkait Lini Depan, Pelatih Timnas Indonesia Panggil Beto dan Pertahankan Pemain Arema FC

Hanya Dedik Setiawan pemain Arema FC yang berstatus pemain depan dan dipertahankan Simon McMenemy untuk rencana dua uji coba selanjutnya

Terkait Lini Depan, Pelatih Timnas Indonesia Panggil Beto dan Pertahankan Pemain Arema FC
suryamalang.com/Dya Ayu
Pelatih Timnas, Simon McMenemy. 

SURYAMALANG.COM - Bomber gaek berstatus naturalisasi, Alberto Goncalves, kembali dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, membeberkan alasan memanggil penyerang naturalisasi, Alberto Goncalves, ke dalam skuadnya.

Alberto Goncalves alias Beto merupakan satu dari enam pemain baru yang dipanggil Timnas Indonesia untuk dua kali uji coba melawan timnas Yordania dan timnas Vanuatu.

Selebrasi penyerang Timnas Indonesia U23, Alberto Goncalves, seusai mencetak gol ke gawang Laos, pada pertandingan lanjutan Grup A sepak bola Asian Games 2018, di Stadion Patriot, Jumat (17/8/2018).
Selebrasi penyerang Timnas Indonesia U23, Alberto Goncalves, seusai mencetak gol ke gawang Laos, pada pertandingan lanjutan Grup A sepak bola Asian Games 2018, di Stadion Patriot, Jumat (17/8/2018). (HERKA YANIS/BOLASPORT.COM)

Pemanggilan Beto pun harus mengorbankan tiga nama pemain depan yang mendapatkan panggilan pada kesempatan sebelumnya.

Mereka adalah Ilija Spasojevic, Samsul Arif dan Greg Nwokolo.

Tiga nama tersebut menjadi bagian Timnas Indonesia saat menang 2-0 dalam laga uji coba di kandang Myanmar pada akhir Maret 2019.

Hanya Dedik Setiawan pemain Arema FC yang berstatus pemain depan dan dipertahankan Simon McMenemy untuk rencana dua uji coba selanjutnya.

Striker Arema FC, Dedik Setiawan merayakan gol yang dicetak ke gawang Persela Lamongan dalam laga Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (27/5/2019).
Striker Arema FC, Dedik Setiawan merayakan gol yang dicetak ke gawang Persela Lamongan dalam laga Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (27/5/2019). (SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo)

Namun, Dedik belum mendapatkan kesempatan bermain melawan Myanmar, sehingga Simon masih penasaran dengan pemain Arema FC itu.

"Kenapa waktu itu saya panggil Spaso, karena saya tahu bagaimana dia bermain," kata Simon kepada wartawan.

"Akan tetapi, saya juga mengenal Dedik. Saya ingin memberikan dia menit bermain," ujarnya menambahkan.

"Selain Dedik, ada juga Beto. Saya panggil mereka karena saya ingin melihat mereka bermain, itu saja," katanya lagi.

Pelatih asal Skotlandia menambahkan, dua kali uji coba nanti bukan digunakan untuk mencari kemenangan.

"Mungkin masyarakat dan media berpikir bahwa persiapan ini untuk mengalahkan Yordania dan Vanuatu," tutur eks pelatih Bhayangkara FC.

"Tetapi kenyataannya tidak. Ini tujuannya adalah kualifikasi Piala Dunia (2022) nanti," ucapnya.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved