Malang Raya

Arus Balik Lebaran, 5670 Penumpang Berangkat dari Stasiun Malang, Naik 10 Persen dari Tahun Lalu

Sebanyak 5670 penumpang kereta api (KA) memadati Stasiun Malang sejak pagi hingga sore hari pada arus balik Lebaran tahun ini.

Arus Balik Lebaran, 5670 Penumpang Berangkat dari Stasiun Malang, Naik 10 Persen dari Tahun Lalu
SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
Penumpang yang berangkat dari Stasiun Malang, Minggu (9/6/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sebanyak 5670 penumpang kereta api (KA) memadati Stasiun Malang sejak pagi hingga sore hari pada arus balik Lebaran tahun ini. Jumlah tersebut, naik 10 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

"Secara jumlah tidak jauh berbeda dengan hari biasa yakni dikisaran 5.000 penumpang. Tapi naik dari tahun lalu," kata Wakil Kepala Stasiun Malang, Burhanudin, Minggu (9/6/2019).

Ia menambahkan para penumpang KA didominasi oleh diaspora asal Malang yang akan kembali ke Jakarta, Yogyakarta dan Bandung.

Dalam momen arus mudik dan balik lebaran tahun ini, ada dua KA tambahan yakni KA Gajayana Tambahan relasi Malang-Gambir dan KA Matarmaja relasi Malang-Pasar Senen.

"Dua-duanya sudah disiapkan sejak 26 Mei kemarin hingga 18 Juni mendatang," ucap dia.

Burhanudin memprediksi arus balik akan berlangsung hingga besok Senin (10/6). Sebagai antisipasi lonjakan penumpang, Stasiun Malang telah menyiapkan posko mudik lebaran yang akan beroperasi sampai H+10 mendatang.

"Jika nanti tetap ramai juga kami siap meskipun poskonya sudah tidak ada," ujarnya.

Berdasarkan data Stasiun Malang, tidak ada penurunan penumpang selama musim mudik dan arus balik lebaran tahun ini.

Menurut Burhanudin, moda transportasi KA masih menjadi primadona karena bebas macet, cepat dan tepat waktu.

"Kalau dari data kami nggak turun, malah naik. Jadi masih jadi pilihan utama," pungkasnya.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved