Pilpres 2019

Temuan Kecurangan Pemungutan Hingga Rekapituliasi di Jatim Masuk Bukti Gugatan Prabowo-Sandi di MK

Temuan Kecurangan Selama Pemungutan Hingga Rekapituliasi di Jatim Masuk Bukti Gugatan Prabowo-Sandi di MK

Temuan Kecurangan Pemungutan Hingga Rekapituliasi di Jatim Masuk Bukti Gugatan Prabowo-Sandi di MK
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno berjabat tangan seusai memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019). Pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menolak hasil rekapitulasi KPU dan memutuskan untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Jawa Timur memastikan pihaknya ikut mengumpulkan sejumlah bukti untuk melengkapi berkas gugatan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02.

Saat ini, BPP Prabowo-Sandi di Jatim terus berkoordinasi dengan jajaran Badan Pemenangan Nasional (BPN) dalam melengkapi bukti gugatan.

"Sejumlah temuan selama proses pemungutan hingga rekapitulasi suara di Jatim kami pastikan juga disertakan. Beberapa di antaranya juga sudah kami sampaikan ke BPN,” kata Ketua Harian BPP Prabowo-Sandi di Jatim, Anwar Sadad ketika dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (9/6/2019).

Beberapa barang bukti yang disertakan tersebut di antaranya beberapa bentuk  keberatan sejak proses rekapitulasi di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi.

”Termasuk, juga melengkapi beberapa saksi dari banyak pihak yang melihat dengan mata kepala sendiri berbagai bentuk kecurangan itu,” kata pria yang juga Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jatim ini.

Selain telah diberikan ke BPN, pihaknya tak menutup kemungkinan untuk menambah bukti baru.

”Kami sudah sampaikan ke BPN. BPN yang akan memilah (bukti dan saksi yang dibutuhkan). Kami menunggu instruksi dari BPN,” pungkas Sadad.

Mahkamah Konstitusi (MK) mempersilahkan untuk menambah alat bukti dalam gugatan sengketa Pilpres 2019 yang diajukan ke MK. Saat ini gugatan tersebut masih dalam proses verifikasi sebelum diregistrasi pada 11 Juni 2019.

Sidang pemeriksaan pendahuluan akan dimulai pada 14 Juni 2019. Kemudian, sidang pembuktian pada 17 sampai 21 Juni 2019. Hingga akhirnya pembacaan putusan pada 28 Juni 2019.

Di Jatim, sebelumnya sejumlah saksi Prabowo-Sandi memang menolak menandatangani hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan hingga provinsi. Tak hanya itu, mereka juga mengisi form keberatan untuk rekap di tiap tingkatan.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved