Malang Raya

Plt Bupati Malang Sidak ASN Masuk Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran, Begini Hasilnya

Pihaknya tak segan memberi sanksi jika mendapati ASN di Pemkab Malang yang absen tanpa keterangan, saat hari pertama kerja usai libur Lebaran.

Plt Bupati Malang Sidak ASN Masuk Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran, Begini Hasilnya
suryamalang.com/Mohammad Erwin
Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi bersama Kepala Inspektorat Kabupaten Malang, Tridiyah Maestuti melalukan sidak di dua instansi di kompleks Pendopo Agung Pemkab Malang, Senin (10/6/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi bersama Kepala Inspektorat Kabupaten Malang, Tridiyah Maestuti melalukan sidak di dua instansi di kompleks Pendopo Agung Pemkab Malang, Senin (10/6/2019). Dua Instansi tersebut diantaranya Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Malang dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang.

"Mayoritas masuk saat kami cek tadi. Jadi yang tidak masuk cuma cuti izin hamil satu orang di BKAD. Di DLH masuk semua," kata Sanusi usai sidak.

Saat melakukan sidak, Sanusi langsung mengecek kelengkapan absen di sekretariat instansi masing-masing. Di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Malang, para pegawai terlihat sedang sibuk mengerjakan pekerjaan di meja. Hal yang sama juga terlihat di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang.

Sanusi menegaskan, pihaknya tak segan memberi sanksi jika mendapati ASN di Pemkab Malang yang absen tanpa keterangan, saat hari pertama kerja usai libur cuti bersama Hari Raya Idul Fitri.

"Sudah saya imbau sebelumnya. Seluruh ASN Pemkab Malang jangan ada yang absen pada hari pertama kerja. Apabilah masih ada yang absen, nanti akan di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) oleh Inspektorat," ucap Sanusi.

Sanusi berpendapat, ASN sudah mendapatkan libur cuti bersama Lebaran yang cukup panjang. Ia berharap para ASN semangat bekerja kembali setelah puas menjalani masa liburan.

"Liburnya kan udah panjang, ya seharusnya​ bisa membuat kondisi para pegawai ASN​ bisa memiliki semangat tinggi dalam bekerja," tandasnya.

Sementara Kepala Inspektorat Kabupaten Malang, Tridiyah Maestuti menjelaskan, pihaknya menerjunkan lima tim untuk mengecek ke seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Malang.

"Semua perkantoran (Pemkab Malang) disidak oleh tim. Dan kami membentuk tim sebanyak lima tim yang mengecek ke seluruh SKPD di Kabupaten Malang. Nanti di rekap dulu melalui absen baru diketahui berapa jumlah ASN yang masuk," ujar Tridiyah.

Sampai sejauh ini, Tridiyah mengungkapkan, belum ada ASN yang kedapatan bolos kerja tanpa keterangan di hari pertama kerja pasca libur panjang Lebaran. Ia menegaskan, sanksi yang diberikan bervariatif, tergantung "attitude" pegawai yang bersangkutan, perihal absensi kerja. Hukuman terberat yang tak masuk tanpa keterangan ini bisa diberhentikan oleh kepala daerah. Sanksi itu berlaku jika melebihi batas maksimal absen 46 hari tanpa keterangan. 

"Jadi berturut-turut selama satu tahun  ada ASN tak masuk tanpa keterangan selama 46 hari, bisa diberhentikan oleh Bupati. Yang jelas, hukuman bervariasi itu tergantung yang dilakukan ASN. Bisa dimulai hukuman ringan, teguran ringan dan tertulis berdasarkan apa yang diperbuat yang bersangkutan," tutur Tridiyah.
2

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved