Tips Kesehatan

Apakah Ibu Hamil Boleh Konsumsi Makanan Berlemak? Waspadai Efek Sampingnya Berikut Ini

"Akan tetapi lemak yang berlebihan malah bisa berakibat buruk. Ada efek samping yang ditimbulkan seperti menurunkan kadar serotonin pada bayi," tutur

Apakah Ibu Hamil Boleh Konsumsi Makanan Berlemak? Waspadai Efek Sampingnya Berikut Ini
facebook
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pada ibu hamil, lemak memang dibutuhkan baik untuk persiapan melahirkan atau ketika proses menyusui.

Hal ini disampaikan oleh Eko Dwi Martini, ahli gizi Graha Amerta RSUD Dr Soetomo.

"Akan tetapi lemak yang berlebihan malah bisa berakibat buruk. Ada efek samping yang ditimbulkan seperti menurunkan kadar serotonin pada bayi," tutur Eko.

Serotonin, lanjutnya, merupakan zat alami dalam otak yang mengatur suasana hati sehingga apabila kadar serotonin menurun akan menyebabkan anak rentan mengalami depresi ketika dewasa.

"Dampaknya mungkin tidak ketika ia masih kecil, tapi terlihat nanti ketika ia sudah tumbuh dewasa," urai Eko.

Makanan berlemak, Eko melanjutkan, juga meningkatkan kalori. Hal ini bisa mengganggu metabolisme janin.

"Efeknya anak akan beresiko lahir dengan berat badan yang tidak normal," Eko menuturkan.

Eko Dwi Martini, ahli gizi Graha Amerta RSUD Dr Soetomo.
Eko Dwi Martini, ahli gizi Graha Amerta RSUD Dr Soetomo. (Christine Ayu Nurchayanti)

Namun, bukan berarti wanita hamil tidak boleh sama sekali memakan makanan yang berlemak. Hanya saja harus tetap diatur sesuai porsi yang pas.

"Misalnya normalnya makan delapan sendok per hari, jadi kalau makan ketupat jangan lagi makan nasi. Ketupatnya bisa makan separuh kemudian ditambah sedikit lauk opor ayam tapi tanpa kuah karena kandungan santannya. Jangan lupa sayur harus tetap ada," Eko menjelaskan.

Setelah makan, lanjutnya, dinetralisir dengan meminum air putih dan jus buah. Eko menyarankan agar tidak minum sirup atau minuman manis rasa-rasa lainnya seusai makan.

"Setelah makan yang berlemak sebaiknya untuk hari-hari selanjutnya makan makanan yang sehat seperti sayur bayam, sayur asem, dan lain sebagainya," Eko menyarankan.

Namun lebih baik, memang jika ingin mengonsumsi lemak sebaiknya ibu hamil mengonsumsi makanan berlemak tak jenuh seperti alpukat dan kacang almond.

"Tapi tetap alpukatnya jangan dikasih susu atau gula. Kacang almondnya juga jangan digoreng," tutur Eko.

"Ibu hamil boleh kok makan makanan yang berlemak, asalkan diatur porsi dan pola makannya," tutupnya. Christine Ayu Nurchayanti

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved