Malang Raya

Tekan Kebocoran Pendapatan dari Sektor Parkir, Pemkot Malang akan Terapkan E-Parking

Pemkot Malang berencana menerapkan parkir elektronik atau e-parking berbasis tunai dan non tunai untuk menekan kebocoran pendapatan dari sektor parkir

Tekan Kebocoran Pendapatan dari Sektor Parkir, Pemkot Malang akan Terapkan E-Parking
suryamalang.com/hayu yudha prabowo
Salah satu tempat parkir di Kota Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana menerapkan parkir elektronik atau e-parking berbasis tunai dan non tunai untuk menekan kebocoran pendapatan dari sektor parkir.

Saat ini, telah ada tiga perusahaan salah satunya PT Telkom Indonesia dan Indomaret yang menawarkan kerjasama penerapan e-parking di Kota Malang.

"Kemarin ada Telkom, perusahaan start up juga ada. Yang terakhir ada Indomaret lewat aplikasi Saku itu menawarkan kerjasama," kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Selasa (11/6/2019).

Dijelaskan Sutiaji, penerapan e-parking tersebut tidak akan meminggirkan juru parkir. Justru, kata Sutiaji, juru parkir akan direkrut sebagai karyawan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan digaji sesuai UMK. "Nantinya mekanisme ini akan diatur," tandasnya.

Tahun ini, Pemkot Malang menarget pendapatan yang bisa diperoleh dari sektor parkir sebesar Rp 9 Milyar. Target tersebut lebih besar dari tahun lalu yang hanya dipatok Rp 7 Milyar.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved