Malang Raya

Empat Rumah Mewah di Kawasan Elit Kota Malang Dilelang Negara, Pemilik Tidak Tahu Menahu

Namun belakangan jagat maya ramai membincangkan empat rumah mewah di kawasan Jl Besar Ijen, Klojen, Kota Malang

Empat Rumah Mewah di Kawasan Elit Kota Malang Dilelang Negara, Pemilik Tidak Tahu Menahu
Benni Indo
Kuasa Hukum Valentina, MS Alhaidary 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Kawasan Jalan Ijen di Kota Malang adalah kawasan elit dengan perumahan megah nan indah. Setiap orang yang melintas di kawasan ini akan disuguhkan rumah-rumah mewah dengan halaman luas dan arsitektur yang menakjubkan.

Namun belakangan jagat maya ramai membincangkan empat rumah mewah di kawasan Jl Besar Ijen, Klojen, Kota Malang yang dilelang oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang.

Pasalnya, pemilik rumah ternyata tidak menyadari kalau rumah yang selama ini ditempati telah dilelang.

Melalui kuasa hukumnya, pemilik rumah mengirim surat permohonan pembatalan ke KPKNL Malang. Pemilik rumah baru mengetahui adanya pelelangan setelah bebeapa media memberitakan adanya pelalangan rumah mewah di Kota Malang.

MS Alhaidary, kuasa hukum pemilik rumah menjelaskan, pelelangan yang dilakukan oleh KPKNL berdasarkan putusan PN Tuban yang kemudian didelegasikan ke PN Malang salah alamat.

Pasalnya, putusan pengadilan negeri adalah soal sita marital, bukan sita jaminan. Kata Haidary, pelalangan bisa dilakukan jika kasus yang terjadi dalam konteks sita jaminan.

“Jadi memang, putusan ini sita marital sah, tapi tidak bisa dieksekusi. Berbeda dengan sita jaminan. Sita marital tujuannya bukan untuk menyerahkan barang tapi untuk mengamankan hak agar aset tidak beralih ke pihak ketiga,” terang Hadiray, Rabu (12/6/2019).

Sengketa Rumah Mewah di Taman Ijen Berlanjut, Pihak Hardi Sebut Lelang Sesuai Prosedur

Ditegaskan Haidary, sita marital tidak bisa dijual lelang, apalagi dalam amar putusan pengadilan negeri tidak ada keterangan untuk melelang. Sedangkan prinsip melaksanakan eksekusi, harus sesuai amar putusan.

“Kalau memang ada pihak yang tidak setuju lalu ingin menjual, harus melakukan gugatan baru,” terang Alhaidary.

Berdasarkan informasi yang didapat SuryaMalang.com di lapangan, kasus ini berawal dari perceraian Valentina dengan Hardi Soetanto. Ini merupakan kasus lama yang telah bergulir sejak 2013.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved