Nasional

Inilah Nasib Anggota OPM yang Tobat, Hidupnya Lebih Enak saat Masuk NKRI, Ada Ritual Cium Bendera

Inilah Nasib Anggota OPM yang Tobat, Hidupnya Lebih Enak saat Masuk NKRI, Ada Ritual Cium Bendera Merah Putih

Inilah Nasib Anggota OPM yang Tobat, Hidupnya Lebih Enak saat Masuk NKRI, Ada Ritual Cium Bendera
IST
Petinggi OPM, Talengga Gire, saat mencium Bendera Merah Putih sebagai tanda setia terhadap NKRI, Selasa (11/6/2019). 

SURYAMALANG.COM - Tercatat sudah ada 458 mantan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyatakan diri kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mantan OPM ini pun kemudian diberdayakan melalui berbagai macam pekerjaan.

Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda, yang mengklaim sudah ada ratusan mantan OPM yang kini memiliki kehidupan lebih baik karena telah mendapat pekerjaan tetap.

"Sudah ada ratusan mantan anggota OPM telah dipekerjakan sebagai anggota Satpol PP, pegawai honorer, ASN, dan tenaga perawat," ujar Yuni, melalui rilis, Rabu (12/6/2019).

Dia mengungkapkan, alasan utama para mantan anggota OPM kembali ke NKRI adalah karena faktor kesejahteraan.

Selama ini, terang Yuni, mereka hidup di dalam hutan karena menghindari kejaran aparat.

Tetapi, di sisi lain, mereka juga memperhatikan perkembangan pembangunan di tengah masyarakat.

Hal senada juga sempat disampaikan oleh Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi terkait alasan Telangga Gire, mantan Ajudan goliat Tabuni, Pemimpin OPM di Puncak Jaya, kembali ke NKRI.

"Kami tiap hari hanya makan petatas dan keladi ambil dari kebun warga, sementara pembangunan di kampung-kampung dan di kota-kota semakin maju dan warga hidup sejahtera," kata Aidi, menyampaikan perkataan Telangga Gire.

Menurut dia, Telangga yang memiliki 13 orang anak dari empat istri, ingin bekerja baik-baik dan menyekolahkan seluruh anaknya agar kelak bisa memiliki kehidupan lebih baik.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved