Kabar Bali

Janji Bisa Bikin Seseorang Jadi Polisi dengan Uang Rp 639 Juta, Cewek Muda di Bali Masuk Penjara

Janji Bisa Bikin Seseorang Jadi Polisi dengan Uang Rp 639 Juta, Cewek Muda di Denpasar Bali Masuk Penjara

Janji Bisa Bikin Seseorang Jadi Polisi dengan Uang Rp 639 Juta, Cewek Muda di Bali Masuk Penjara
Tribun Bali
Niswatun Badriyah alias Anis alias Helen Fransisca (25) saat menjalani putusan hukuman di PN Denpasar, Selasa (11/6/2019). 

SURYAMALANG.COM - Niswatun Badriyah alias Anis alias Helen Fransisca (25) divonis tiga tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali, Selasa (11/6/2019).

Helen dinyatakan bersalah karena aksi penipuan dengan menjanjikan orang lain menjadi anggota polisi dengan membayar ratusan juta rupiah.

Perempuan yang mengaku istri anggota polisi dan memiliki keluarga besar anggota polisi ini menipu korban bernama I Ketut Widiyantara Udayana.

Demi lulus menjadi polisi, korban telah menyerahkan uang Rp 639 juta kepadanya.

Namun, bukannya lulus menjadi polisi, Widiyantara justru menjadi korban penipuan.

Terhadap vonis tersebut, Niswatun langsung menyatakan menerima vonis tersebut.

"Saya menerima Yang Mulia," ucapnya sembari menganggukkan kepalanya kepada majelis hakim pimpinan I Gede Ginarsa.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga menyatakan menerima vonis majelis hakim tersebut meski vonis itu lebih ringan enam bulan dibandingkan tuntutan jaksa.

"Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Niswatun Badriyah dengan pidana penjara selama tiga tahun, dipotong selama terdakwa dalam tahanan sementara. Perintah, terdakwa tetap ditahan," ungkap Ginarsa.

Dalam amar putusan, majelis hakim mengurai hal meringankan dan memberatkan sebagai pertimbangan menjatuhkan vonis.

Hal meringankan disebutkan, terdakwa mengaku salah dan menyesal, bersikap sopan di persidangan dan tidak berbelit-belit memberikan keterangan.

"Hal memberatkan, terdakwa telah merugikan saksi korban," ungkap hakim.

Sebelumnya, selain mengaku dari keluarga polisi, terdakwa juga mengaku jika suaminya merupakan lulusan Akpol dan sudah bertugas di Polres Klungkung.

Korban dan ibu korban terbuai dengan kata-kata manis terdakwa hingga berani memberikan uang sampai Rp 639 juta.

Meski uang setengah miliar lebih sudah diberikan, namun janji menjadikan anak korban jadi anggota polisi tak terwujud, hingga kasusnya dilaporkan ke polisi.

Editor: eko darmoko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved