Kota Batu

Penataan Tebing Utamakan Keselamatan Pengendara Rem Blong di Jalur Klemuk, Kota Batu

Kejadian kecelakaan di Jalur Klemuk, di Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu menjadi perhatian khusus bagi Pemkot Batu

Penataan Tebing Utamakan Keselamatan Pengendara Rem Blong di Jalur Klemuk, Kota Batu
Sany Eka Putri
Kecelakaan di Jalur Klemuk, di Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu beberapa waktu lalu. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Kejadian kecelakaan di Jalur Klemuk, di Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu menjadi perhatian khusus bagi Pemkot Batu.

Pemkot Batus segera merealisasikan penataan tebing untuk pembangunan pengendali kendaraan yang mengalami rem blong. Karena hal itu diperlukan sebelum membuat pengendali kendaraan itu.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Alfi Nurhidayat mengatakan rencananya tebing jalan yang ada akan direkayasa konturnya dan akan diisi dengan gundukan pasir dan ban bekas. "Ini fungsinya untuk meredam kecepatan kendaraan saat terjadi rem blong," kata dia, Rabu (12/6/2019).

Panjangnya nanti ia mengatakan kurang lebih 50 meter dengan lebar 10 meter. Ia memaparkan dengan adanya hal ini apabila kendaraan dari atas bukit klemuk mengalami rem blong bisa mengarahkan langsung ke bangunan ini. Aagar laju kendaraan bisa diredam atau dikendalikan dan tidak terjadi kecelakaan yg serius dan fatal.

Tidak hanya itu, nanti di jalur kiri dari arah Barat atau Pujon juga akan dipasang guardrail atau besi pembatas pada sisi sebelah kanan disepanjang Jalan Rajekwesi dengan panjang sekitar 1800 meter. "Ini sudah kami rencanakan tahun lalu, tetapi belum terealisasi sampai sekarang. Untuk anggaran kami ajukam ke dalam PAK ini, agar segera terealisasi," imbuhnya.

Sugiono warga sekitar, mengatakan sebetulnya di pertigaan Jalan Rajekwesi setelah dari arah Songgoriti, ada rambu larangan bagi kendaraan Elf, Truk, bus agar tidak melewati jalur tersebut.

"Lebih dibanyakin lagi rambu-rambu nya. Karena tidak semua pengendara ini melihat hanya disatu titik saja. Ketika ada elf yang akan masuk ke situ kami warga sekitar juga memberi peringatan, karena jalur ini memamg rawan," ungkapnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved