Malang Raya

Penyebab Pemkot Malang Belum Bisa Revitalisasi Pasar Besar, Blimbing dan Gadang

Setelah Pasar Klojen dan Pasar Bunul yang telah direvitalisasi, di tahun 2019 ini Pemkot Malang juga akan merevitalisasi sejumlah pasar rakyat.

Penyebab Pemkot Malang Belum Bisa Revitalisasi Pasar Besar, Blimbing dan Gadang
Hayu Yudha Prabowo
PERESMIAN PASAR - Wali Kota Malang, Sutiaji menandatangani prasasti peresmian tiga pasar dalam Festival Pasar Rakyat dan Peresmian Pasar di Pasar Klojen, Kota Malang, Kamis (18/4/2019). 

"Jadi masa pengelolaan pasar oleh investor masih menjadi perdebatan, dan kami masih menunggu," jelasnya.

Wahyu berujar investor menghendaki mengelola pasar dengan durasi 30 tahun pasca pasar usai dibangun secara fisik.

Sementara dalam aturan yang dibuat dalam Permendagri, dijelaskan jika masa pengelolaan pasar adalah 30 tahun sejak PKS ditandatangani. 

"PKS kan sudah ditandatangani pada 2010 lalu. Seandainya dibangun tahun ini, maka masa pengelolaan oleh investor tinggal 21 tahun, dan kalau dibangun tahun depan berkurang jadi 20 tahun. Tapi investor mintanya tetap 30 tahun saat dibangun, ini masih jadi perdebatan," terangnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Malang akan tetap mematuhi peraturan yang telah dibuat.

Sehingga, pada saat ini Wahyu memilih untuk menunggu keputusan dari ke dua belah pihak.  

"Saat ini belum ada langkah yang bisa kami ambi. Kami hanya bisa membuat pedagang merasa nyaman berdagang. Karena kondisinya memang masih seperti ini," ujarnya.

Sementara Wali Kota Malang Drs H Sutiaji menjelaskan tahun ini pihaknya akan melakukan komunikasi intens dengan investor terlebih dahulu. 

Tidak hanya Pasar Besar saja, tapi pembangunan Pasar Gadang dan Pasar Blimbing juga akan dikomunikasikan intens tahun ini.

"Tahun ini akan kami pastikan dan beritahukan progressnya. Kami akan undang semua pihak," pungkasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved