Kabar Surabaya

Tiga Gerbang Tol dan Dua Jalur Arteri Di Jatim Jadi Evaluasi Arus Mudik dan Balik DLLAJ Dishub

Dinas Perhubungan dan LLAJ Jawa Timur menyebutkan kemacetan di gerbang tol masih menjadi evaluasi penting pada momen arus mudik dan balik idul Fitri.

Tiga Gerbang Tol dan Dua Jalur Arteri Di Jatim Jadi Evaluasi Arus Mudik dan Balik DLLAJ Dishub
rahadian bagus/sjuryamalang.com
Gerbang Tol Madiun 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Dinas Perhubungan dan LLAJ Jawa Timur menyebutkan kemacetan di gerbang tol masih menjadi evaluasi penting pada momen arus mudik dan  balik idul Fitri 1440 H.

Kadishub Jatim, Fattah Jasin mengungkapkan, ada tiga pintu tol yang masih menjadi titik kemacetan, yaitu gerbang tol Dumpil Madiun, gerbang tol Singosari, dan gerbang tol Probolinggo Timur.

"Ada kemacetan masuk tol yang agak antre, tapi tidak stagnan seperti beberapa tahun lalu. Dan ini menjadi bahan evaluasi kami dengan operator, badan usaha jalan tol," kata Fattah, Kamis (13/6/2019).

Kemacetan seperti di exit tol Singosari, disebutkan Fattah, tidak bisa dihindari karena ada persimpangan empat, pertemuan jalur dari Malang, Surabaya dan Batu.

Namun kepadataan di titik ini sudah berangsur terurai dengan adanya underpass yang bisa dilewati oleh pengendara dari arah Malang ke Surabaya maupun sebaliknya.

Sedangkan untuk gerbang tol di Madiun, selain evaluasi kemacetan, ada permintaan penambahan gerbang tol di Maospati, oleh Pemkab Magetan untuk memudahkan wisatawan yang ingin ke Magetan.

"Karena banyak objek wisata di Magetan, tapi harus turun di Madiun. Kan bisa di Maospati di buka," kata Fattah.

Sedangkan untuk jalan arteri, dua titik kemacetan yang masih menjadi evaluasi adalah di Blega, Bangkalan dan simpang lima Mengkreng, Kertosono.

Di Blega, keberadaan pasar tumpah dan meningkatnya volume kendaraan saat arus mudik masih menjadi penyebab utama. Kemudian juga untuk simpang lima Mengkreng Kertosono memang tidak bisa dihindarkan karena padatnya volume kendaraan.

Hanya saja, untuk titik ini antrean kendaraan tidak lagi sepanjang dulu dengan beroperasinya tol Kertosono-Mojokerto.

"Di Mengkreng, Nganjuk sedikit terjadi kemacetan. Kalau dulu berjam-jam, sekarang sudah dalam tempo yang singkat sudah bisa diurai," pungkasnya.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved