Malang Raya

Wali Kota Malang Janji Jabatan Kepala OPD yang Kosong Akan Terisi Juli Mendatang

Wali Kota Malang, Sutiaji memastikan posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang kosong akan terisi maksimal pada bulan Juli mendatang.

Wali Kota Malang Janji Jabatan Kepala OPD yang Kosong Akan Terisi Juli Mendatang
SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji 

Laporan TribunJatim.com, Amiantus Sofya

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji memastikan posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang kosong akan terisi maksimal pada bulan Juli mendatang.

"Jadi tidak usah nunggu Agustus. Juni ini akan ditata dan Insya Allah Juli sudah selesai," kata Sutiaji, Kamis (13/6/2019).

Sutiaji beralasan, kosongnya jabatan Kepala OPD itu lantaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sedang merencanakan perampingan yang ditarget rampung pada tahun 2020 nanti.

Ada tiga OPD yang akan dilebur yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) yang dilebur dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Perindustrian yang dilebur dengan Dinas Perdagangan dan Dinas Koperasi dan terakhir adalah Dinas Pemuda dan Olahraga dengan Dinas Pendidikan.

"Kalau tetap diisi itu berarti mendzolimi orang, karena nanti justru non job. Seperti Disperkim misalnya, masak akan diisi padahal nanti sudah tidak ada atau dilebur," ucap Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, perampingan OPD maksimal diselesaikan dalam APBD tahun 2020. Namun jika memungkinkan, perampingan itu bisa dilakukan saat PAK tahun 2019.

"Kalau APBD 2020 sudah maksimal berarti tidak boleh lebih dari itu," ujarnya.

Sementara dari data yang dikumpulkan menyebutkan, ada 9 OPD di Kota Malang tidak punya kepala dinas definitif. Yakni badan perencanaan penelitian dan pengembangan (Barenlitbang), badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), dinas lingkungan hidup (DLH), dinas perpustakaan umum dan arsip, dinas koperasi dan UKM, dinas pemuda dan olahraga (dispora), dinas tenaga kerja (disnaker), dinas sosial (dinsos) dan dinas perindustrian.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved