Malang Raya

BPBD Kota Malang Jalin Kerjasama dengan Jasa Tirta I untuk Cegah Terjadinya Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menjalin kerjasama dengan Perum Jasa Tirta I dalam upaya mencegah bencana banjir.

BPBD Kota Malang Jalin Kerjasama dengan Jasa Tirta I untuk Cegah Terjadinya Banjir
Ist
Kunjugan BPBD Kota Malang ke Kantor Perum Jasa Tirta I di Jalan Surabaya, Kota Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menjalin kerjasama dengan Perum Jasa Tirta I dalam upaya mencegah bencana banjir.

Sekretaris BPBD Kota Malang, Tri Oki Rudianto mengatakan, penanganan bencana khususnya pencegahan banjir tak melulu menjadi kewajiban pemerintah, tetapi juga tanggung jawab masyarakat dan dunia usaha. Sinergitas antar tiga unsur yakni pemerintah, masyarakat dan dunia usaha akan sangat manjur membenahi persoalan mitigasi bencana.

"Hal ini pula yang kami tawarkan kepada pihak Jasa Tirta I,” kata Oky, Jumat (14/6/2019).

Selama ini, kata Oky, BPBD Kota Malang kesulitan menentukan Early Warning System (EWS) saat terjadi hujan lebat. Hal itu disebabkan minimnya data yang dimiliki seperti curah hujan, debit dan elevasi tinggi muka air baik di Sumber Brantas maupun aliran sungai yang membelah Kota Malang.

Sebagai BUMN yang bergerak di bidang Pengusahaan Sumber Daya Air dan Pengelolaan Sumber Daya Air, (Perum) Jasa Tirta I memiliki kewenangan dalam penguasaan data dan monitoring diantaranya terhadap Wilayah Sungai Brantas dan anak-anak sungainya.

"Dengan data dan informasi yang dimilikinya, kami berharap dapat disebarbagikan melalui BPBD kepada warga Malang," imbuh dia.

Sementara Direktur Perum Jasa Tirta I, Raymond Valiant Ruritan menyambut baik ajakan BPBD Kota Malang dalam penyebarluasan informasi berbasis mitigasi sesungguhnya juga salah satu tugas perusahaan yang ia pimpin.

Selain sebar ulang data hidrometri sungai untuk EWS, kerjasama ini juga akan berlanjut pada bidang pengembangan sumber daya manusia.

"Institusi terdepan dalam mitigasi bencana memang BPBD, sesuai tugas dan fungsi yang telah ditetapka. Selanjutnya kami akan mem-backup sesuai kebutuhan data yang ada," ucapnya.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved