Malang Raya

Gelombang Tinggi, Nelayan Pantai Kondangmerak Enggan Melaut

Karena gelombang tinggi, nelayan masih tidak berani melaut di Pantai Kondangmerak, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Gelombang Tinggi, Nelayan Pantai Kondangmerak Enggan Melaut
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Perahu Nelayan Kondangmerak ditambatkan di tepi pantai di kampung nelayan Pantai Kondangmerak, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Kamis (13/6/2019). 

SURYAMALANG.COM, BANTUR – Karena gelombang tinggi, nelayan masih tidak berani melaut di Pantai Kondangmerak, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

“Kami tidak melaut sejak H+3 Lebaran sampai sekarang karena gelombang masih tinggi,” terang Sriyadi, Ketua Kelompok Nelayan Kondangmerak kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (14/6/2019).

Menurutnya, ada 48 nelayan dari Kelompok Nelayan Kondangmerak yang terdampak gelombang tinggi.

Faktor keselamatan menjadi pertimbangan para nelayan untuk absen cari nafkah di laut.

Apalagi, perahu yang digunakan nelayan adalah jenis perahu kecil tradisional.

“Padahal sekarang sedang musim gurita dan tengiri. Karena gelombang tinggi, kami tidak mencari ikan,” ungkap pria yang menjadi nelayan di Pantai Kondangmerak 19 tahun silam itu.

Ketika gelombang tidak bersahabat, Sriyadi dan nelayan lain mencari pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sembari menunggu gelombang reda, nelayan juga menghabiskan waktu untuk memperbaiki kapal.

“Alternatif pekerjaannya beragam, ada yang berkebun, dan ada yang membantu usaha kuliner istri,” curhat Sriyadi.

Sriyadi berharap gelombang tinggi segera reda sehingga nelayan bisa melaut kembali.

“Nelayan Kondangmerak mencari ikan tergantung musim. Lobster ada antara Desember sampai Januari.”

“Perkiraan kami, gelombangnya sudah reda pada 17 Juni 2019,” bebernya.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved