Kabar Trenggalek

Masyarakat Trenggalek Makin Tertib Berlalu Lintas, Namun Angka Kecelakaan Naik Dalam Operasi Ketupat

Menurunnya angka pelanggaran lalu lintas yang cukup signifikan dalam Operasi Ketupat Semeru 2019 yang digelar 29 Mei sampai 10 Juni 2019.

Masyarakat Trenggalek Makin Tertib Berlalu Lintas, Namun Angka Kecelakaan Naik Dalam Operasi Ketupat
suryamalang.com/Aflahul Abidin
Jajaran Satlantas Polres Trenggalek gelar operasi lalu lintas di Jalan Nasional Tulungagung-Trenggalek. 

SURYAMALANG,COM, TRENGGALEK - Masyarakat Trenggalek dinilai semakin tertib terlalu lintas. Hal itu ditunjukkan dengan menurunnya angka pelanggaran lalu lintas yang cukup signifikan dalam Operasi Ketupat Semeru 2019 yang digelar 29 Mei sampai 10 Juni 2019.

Kasat Lantas Polres Trenggalek AKP Suprihanto mengatakan, jumlah penindakan tilang dalam operasi tersebut turun sekitar 53 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun ini, penilangan dilakukan ke 15 pelanggar. Sementara pada tahun sebelumnya, mencapai 32 pelanggaran.

Pelanggaran itu, kata dia, didominasi jenis kendaraan roda dua dengan pengendara di bawah umur. "Kesadaran tertib berlalu lintas relatif meningkat. Apalagi sebelum Operasi Ketupat digelar, kami terlebih dulu mensosialisasikan operasi keselamatan 2019. Itu terbukti menekan pelanggaran lalu lintas," kata AKP Suprihanto, Jumat (14/6/2019).

Akan tetapi, angka kecelakaan lalu lintas justru naik 75 persen dibanding sebelumnya. Data Satlantas Polres Trengalek mencatat, ada 7 kecelakaan lalu lintas selama operasi tersebut. Tahun sebelumnya, hanya tiga kecelakaan.

Kecelakaan yang terjadi selama operasi tahun ini didominasi korban luka ringan sebanyak 16 orang. Kerugian materialnya Rp 2,5 juta.

Pencegahan kecelakaan, ujar Suprihanto, sebenarnya sudah ditingkatkan. Antara lain dengan menempatkan personil di black spot, rekayasa lalu lintas, dan penambahan rambu-rambu.

Di sisi lain, pemanfaatan angkutan bus selama arus mudik dan balik juga lebih tinggi. Sekadar untuk diketahui, bus merupakan satu-satunya armada transportasi umum penghubung wilayah lain yang tersedia di Trenggalek. "Pemudik yang menggunakan bus naik sebanyak 8,9 persen dari 15.334 orang menjadi 16.714 orang," ujar dia.

Sementara jumlah pengguna bus untuk arus balik juga naik 9,6 persen dari 20.748 orang menjadi 22.758 orang. "Secara umum, keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Trenggalek cukup kondusif dan tidak ada kejadian atau kasus menonjol. Arus mudik maupun balik lancar tanpa kendala berarti," tuturnya.

Kepada masyarakat, Suprihanto berterima kasih karena telah mendukung dan membantu pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2019. "Sehingga berjalan sukses dan kondusif," ucapnya. 

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved