Kabar Lumajang

5 Fakta Pengakuan Lasmini, Istri Hori yang Digadaikan 250 Juta Ke Pria Lain

5 Fakta Pengakuan Lasmini, Istri Hori yang Digadaikan 250 Juta Ke Pria Lain

5 Fakta Pengakuan Lasmini, Istri Hori yang Digadaikan 250 Juta Ke Pria Lain
Lumajangsatu.com
5 Fakta Pengakuan Lasmini, Istri Hori yang Digadaikan 250 Juta Ke Pria Lain 

SURYAMALANG.COM - Warga Kabupaten Lumajang dikejutkan dengan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pria di Jalan Dusun Argomulyo Desa Sombo Kecamatan Gucialit, Lumajang, Selasa (11/7/2019) malam.

Usut punya usut, kasus pembunuhan yang terjadi di Lumajang ini dilantarai rasa dendam.

Hori (42) diketahui membunuh orang setelah menggadaikan istrinya, Lasmini untuk uang Rp 250 juta kepada Hartono.

Ironisnya, Hori sendirilah yang mengenalkan sang istri kepada Hartono yang akhirnya membuat istri Hori, Lasmini memilih untuk pergi dari sisi sang suami. 

Berikut 5 fakta pengakuan Lasmini, istri sah Hori yang ia gadaikan Rp 250 juta kepada pria lain yang berhasil SURYAMALANG.COM rangkum dari berbagai sumber.

SUAMI GADAIKAN ISTRI - Warga Lumajang bernama Hori (42) pinjam Rp 250 juta kepada Hartono (40). Istrinya diserahkan sebagai jaminan. Setahun kemudian, Hori bayar utang pakai sebidang tanah tapi ditolak. Dia bacok orang sampai tewas. Dia kira itu Hartono, ternyata bukan.
SUAMI GADAIKAN ISTRI - Warga Lumajang bernama Hori (42) pinjam Rp 250 juta kepada Hartono (40). Istrinya diserahkan sebagai jaminan. Setahun kemudian, Hori bayar utang pakai sebidang tanah tapi ditolak. Dia bacok orang sampai tewas. Dia kira itu Hartono, ternyata bukan. (suryamalang.com)

1. Lasmini dan Hartono Kenal Gara-gara Hori

Lasmini dan Hartono saling mengenal karena juga ulah Hori. Meskipun awalnya Hartono mengenal Lasmi dengan nama Holifah. Hori yang meminta Lasmi mengaku sebagai Holifah untuk berkomunikasi melalui telepon dengan Hartono.

Saat berada di Malaysia, Hartono ada bisnis dengan Hori yakni tambak udang di Banyuwangi. Yang menarik, Hori mengatakan kepada Hartono bahwa ada adik iparnya bernama Hanifah yang ingin menjalin hubungan khusus dengan Hartono.

Hanifah inilah yang akan menjalankan bisnis tambak udang di Banyuwangi. Hartono kemudian sering berkomunikasi lewat telepon dengan Hanifah, yang sempat terucap kata saling suka dan akan lebih serius dalam menjalin hubungan.

Setelah Hartono pulang dari Malaysia, ternyata si Hanifah ternyata tidak ada. Saat Hori ditanyakan soal keberadaan Hanifah berdalih bahwa wanita idaman Hartono sudah meninggal.

Halaman
1234
Penulis: Frida Anjani
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved