Malang Raya

BPBD Kota Malang akan Lelang Proyek Rp 900 Juta untuk Pembangunan 8 Plengsengan

Plengsengan tersebut akan dibangun di Kelurahan Polehan, Jodipan, Tlogomas, Bandungrejosari, Tanjungrejo dan Tulusrejo.

BPBD Kota Malang akan Lelang Proyek Rp 900 Juta untuk Pembangunan 8 Plengsengan
Hayu Yudha Prabowo
AMBROL - Kondisi plengsengan yang ambrol akibat tergerus aliran sungai di jembatan Klayatan Gang 1, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (31/1/2019). Ambrolnya plengsengan yang belum satu tahun dibangun setelah hujan deras yang mengguyur Kota Malang pada kamis (31/1/2019) dini hari ini mengancam sejumlah rumah di kawasan ini. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menganggarkan dana Rp 900 juta untuk pembangunan dinding penahan tanah atau plengsengan.

Pembangunan plengsengan itu akan dilakukan di delapan titik pasca dilanda bencana alam pada beberapa waktu yang lalu.

Kepala seksi rekonstruksi BPBD Kota Malang, Zerry Rizki mengatakan, kontruksi plengsengan tersebut akan dibangun di Kelurahan Polehan, Jodipan, Tlogomas, Bandungrejosari, Tanjungrejo dan Tulusrejo.

"Rata-rata merupakan perbaikan dan pembangunan dinding penahan tanah yang rusak karena longsor," ucapnya.

Kata Zerry, pembangunan rekonstruksi ini juga sesuai permintaan warga dalam Musrembang.

Untuk itu, BPBD akan memulai membangun kembali sarana prasarana warga negara akibat bencana alam.

"Saat ini proses desain perencanaannya sudah selesai dan kami lanjutkan ke profil pengadaan barang jasa," terangnya.

Lanjut Zerry, kegiatan ini merupakan bagian dari rekonstruksi pasca bencana di mana pemerintah kota Malang berkomitmen untuk memperbaiki sarana prasarana dasar.

Hal itu dilakukan agar masyarakat tidak terhambat dalam beraktifitas dan fasilitas yang rusak bisa berfungsi seperti semula.

"saat ini proses desain perencanaan nya sudah selesai dan Kami lanjutkan ke profil pengadaan barang jasa hanya ada sekitar 8 lokasi atau titik yang tampil rekonstruksi

Sementara itu mahfuzi pejabat pengadaan barang jasa BPBD kota Malang membenarkan, pihaknya telah menerima berkas dokumen pengadaan.

Selanjutnya, akan diproses melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), apabila seluruh dokumen dianggap lengkap.

"Ada delapan paket yang diserahkan ke PPBJ. Semua konstruksi sipil yakni revetment atau dinding penahan tanah. Setelah proses pengadaan ini selesai, maka pembangunan akan segera dilaksanakan," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved