Jumat, 24 April 2026

Kabar Ponorogo

Diduga Pasarkan BBM Oplosan Jenis Pertamax, Polisi Segel SPBU di Ponorogo

Stasiun pengisian bahan bakar ini diamankan dan disegel lantaran kedapatan mengoplos Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamx.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Achmad Amru Muiz
HAI
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, PONOROGO - SPBU 54.634.20 di Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo dipasangi police line oleh kepolisian Polres Ponorogo, Minggu (16/6/2019). Stasiun pengisian bahan bakar ini diamankan dan disegel lantaran kedapatan kedapatan mengoplos Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Berawal dari informasi masyarakat, kami lakukan penyelidikan. Pada kejadian itu ditemukan, dua orang berinisial A dan D tertangkap tangan sedang mencampur dengan menggunakan alat selang, paralon, dari dispenser pom bensin ke tangki di bawah tanah," kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko dihubungi, Senin (17/6/2019) pagi.

Dia mengatakan, dua orang yang diamankan berinisial A dan D, bekerja sebagai manajer dan security di SPBU tersebut. Keduanya saat ini masih ditahan dan menjalani pemeriksaan.

Dikatakan Maryoko, berdasarkan keterangan dua orang tersebut, pengoplosan BBM sudah berlangsung kurang lebih sekitar enam bulan.

Modus yang dilakukan yakni dengan cara mencampur 500 liter biosolar dengan 15 ribu liter premium. Kemudian, hasil oplosan itu dicampur dengan 15 ribu liter pertamax.

"Jadi dari dispenser biosolar, ke tangki bawah premium, dari premium dimasukan ke tangkinya pertamax, sehingga volume pertamaxnya bertambah," jelasnya.

Dia mengatakan, agar aktifitas ilegal tersebut tidak diketahui masyarakat, keduanya mengoplos BBM pada malam hari, ketika SPBU tutup.

Ketika ditanya, berapa keuntungan dari hasil pengoplosan tersebut, pihaknya belum melakukan penghitungan secara mendetail. Saat ini, pihaknya masih meminta keterangan dari yang bersangkutan.

"Dijual keuntungan dari hasil lenjualan pertamax. Keuntungan belum kami hitung. Yang jelas, nilai selisihnya antara Rp 2.000 hingga Rp 3.000," imbuhnya. 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved