Kabar Blitar

Haul Bung Karno, Sejumlah Pelajar dan Seniman Ikuti Lomba Melukis Wajah Bung Karno di Kota Blitar

Para peserta bebas mengapresiasi sosok Bung Karno lewat lukisan. Kegiatan ini salah satunya untuk menanamkan sikap nasionalisme kepada generasi muda.

Haul Bung Karno, Sejumlah Pelajar dan Seniman Ikuti Lomba Melukis Wajah Bung Karno di Kota Blitar
suryamalang.com/Samsul Hadi
Galuh, salah satu peserta lomba melukis wajah Bung Karno sedang menyelesaikan lukisannya di City Walk MBK, Minggu (16/6/2019). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Galuh Wardani (19) terlihat asyik melukis wajah Presiden pertama RI, Ir Soekarno atau Bung Karno di City Walk Makam Bung Karno (MBK), Minggu (16/6/2019). Perempuan asal Ponggok, Kabupaten Blitar, itu melukis wajah Bung Karno menggunakan pasir di atas media kaca.

Galuh tampak telaten menaburkan pasir di atas kaca berukuran 1 meter x 0,5 meter. Pasir dengan warna hitam, merah, coklat, dan biru tua, itu ditata hingga membentuk wajah sang Proklamator. "Tapi, hasil lukisannya tidak permanen," kata Galuh.

Galuh merupakan satu dari 133 peserta lomba lukis '1000 Wajah Bung Karno' di Kota Blitar. Acara itu merupakan rangkaian dari peringatan Bulan Bung Karno. Para peserta lomba lukis mulai dari anak PAUD, TK, SD, SMP, SMA, mahasiswa, dan seniman.

Kebanyakan peserta melukis wajah Bung Karno menggunakan cat dengan media kertas. Sedangkan peserta dari anak PAUD dan TK hanya mengikuti lomba mewarnai sketsa wajah Bung Karno. Hanya Galuh, satu-satunya peserta yang melukis wajah Bung Karno menggunakan pasir di atas media kaca.

"Saya melukis sejak SMP, kalau belajar melukis menggunakan pasir baru setahunan ini. Ini baru pertama ikut lomba melukis wajah Bung Karno," ujarnya.

Ketua Panitia Lomba Melukis 1000 Wajah Bung Karno, Khairudin Susanto mengatakan, acara ini diselenggarakan Pemkot Blitar untuk memeriahkan Bulan Bung Karno tiap Juni. Dalam acara itu, peserta bebas melukis soal Bung Karno.

Peserta bisa mengapresiasi sosok Bung Karno lewat lukisan dalam bentuk wajah dan semangat nasionalismenya. "Para peserta bebas mengapresiasi sosok Bung Karno lewat lukisan. Kegiatan ini salah satunya untuk menanamkan sikap nasionalisme kepada generasi muda," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono mengatakan, Pemkot Blitar menetapkan Juni sebagai Bulan Bung Karno. Pada Juni ada tiga peristiwa penting, yaitu, 1 Juni Hari Lahir Pancasila, 6 Juni hari kelahiran Bung Karno, dan 21 Juni hari wafatnya Bung Karno.

"Kami menyelanggarakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan Bulan Bung Karno. Salah satunya lomba melukis wajah Bung Karno ini," katanya.

Seperti diketahui, Bulan Bung Karno diawali dengan acara Gerebeg Pancasila pada 31 Mei lalu. Acara-acara berikutnya meliputi Blitar Creative Festival, pemutaran film, pagelaran wayang kulit, festival tari Indonesia dan pameran seni rupa Blitar Raya.

Lalu ada juga acara dialog kebangsaan, lomba karya ilmiah, seminar nasional reformasi birokrasi, doa lintas agama untuk Bung Karno dan Bangsa, haul Bung Karno, dan ziarah ke makam Bung Karno. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved