Jendela Dunia

Inilah Wujud Makhluk Hidup yang Menguasai Bumi pada Zaman Lampau, Kemampuannya di Atas Dinosaurus

Inilah Wujud Makhluk Hidup yang Menguasai Planet Bumi pada Zaman Lampau, Kemampuannya di Atas Dinosaurus

Inilah Wujud Makhluk Hidup yang Menguasai Bumi pada Zaman Lampau, Kemampuannya di Atas Dinosaurus
thelistlove.files.wordpress.com
Planet Bumi 

SURYAMALANg.COM - Trilobita merupakan kelompok fosil artropoda paling awal yang mampu mendominasi dunia dan bertahan lebih lama dibanding dinosaurus.

Kini, para ahli mengklaim telah menemukan raja trilobita pada era Kambrium di Pulau Kanguru, Australia Selatan.

Fosil yang kemudian dinamai Redlichia rex sebenarnya hanya berukuran 30 hingga 35 sentimeter atau tak jauh beda dengan kucing dewasa.

Kecil memang, tapi pada zamannya ukuran ini sangat besar dan membuat Redlichia rex sebagai raksasa kaum trilobita.

Meski berukuran seperti kucing modern, artropoda kuno bernama Redlichia rex adalah hewan paling ditakuti di masa Kambrium.
Meski berukuran seperti kucing modern, artropoda kuno bernama Redlichia rex adalah hewan paling ditakuti di masa Kambrium. (Kompas.com)

Ukurannya kira-kira dua kali lipat lebih besar dibanding trilobita Australia lain di rentang 56 juta tahun era Kambrium.

Bukan hanya ukuran yang membuat Redlichia rex mengintimidasi makhluk lain.

James Holmes, mahasiswa PhD Universitas Adelaide berkata, Redlichia rex memiliki duri di kaki yang mungkin berguna untuk menghancurkan kulit mangsa.

"Trilobita biasanya memiliki duri, tapi berbeda dengan milik Redlichia rex. Duri milik trilobita lain cenderung lebih panjang dan runcing, tapi milik Redlichia rex lebih pendek dan kuat sehingga mirip japitan kepiting," ujar Holmes, dilansir IFL Science, Kamis (13/6/2019).

Holmes menduga, duri pada Redlichia rex digunakan untuk memangsa trilobita berukuran kecil.

Namun ada kemungkinan Redlichia rex merupakan kanibal.

Fosil raja trilobita ditemukan di Australia.
Fosil raja trilobita ditemukan di Australia. (Kompas.com)

Hal ini didukung oleh bukti lain yang mengungkap, spesimen Redlichia rex dari Emu Bay Shale memiliki cedera yang kemungkinan berasal dari predator penghancur cangkang.

Ada kemungkinan luka itu didapat dari predator lain, tapi Holmes dan tim curiga Redlichia rex merupakan kanibal yang bisa melukai spesiesnya.

Jejak keberadaan fosil dari era Cambrian sangat langka sehinga kita tidak tahu pasti bagaimana kekuasaan Redlichia rex berakhir.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved