Kabar Trenggalek

Satpol PP Trenggalek Robohkan Enam Bangunan Sisa Bekas Pasar Pon

Sebanyak enam bangunan yang masih berdiri di lahan bekas Pasar Pon, Trenggalek yang selamat dari terbakar tahun lalu dibongkar, Senin (17/9/2019).

Satpol PP Trenggalek Robohkan Enam Bangunan Sisa Bekas Pasar Pon
Aflahul Abidin
Sebanyak enam bangunan yang masih berdiri di lahan bekas Pasar Pon, Trenggalek yang selamat dari terbakar tahun lalu dibongkar, Senin (17/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK -  Sebanyak enam bangunan yang masih berdiri di lahan bekas Pasar Pon, Trenggalek yang  selamat dari terbakar tahun lalu dibongkar, Senin (17/9/2019).

Sejumlah alat berat dioperasikan untuk merobohkan bangunan-bangunan yang sebelumnya masih dioperasikan menjadi toko emas itu.

Perobohan itu berjalan lancar hingga kondisinya rata dengan tanah. Sekadar untuk diketahui, bangunan-bangunan tersebut merupakan bangunan yang selamat dari kebakaran, Agustus tahun lalu.

Kasatpol PP Kabupaten Trenggalek Ulang Setyadi mengatakan, pembongkaran paksa dijalankan setelah para pengguna bangunan itu tak mengindahkan peringatan yang diberikan sebelumnya.

"Mereka tidak ada itikad baik untuk membongkar sendir. Dengan terpaksa akhirnya kami bongkar secara paksa. Setelah sebelumnya kami beri tenggat waktu," kata Ulang, sela perobohan.

Surat pemberitahuan untuk pembongkaran mandiri, kata dia, sudah diberikan jauh-jauh hari. Bahkan, terdapat papan peringatan pengosongan kios per tanggal 21 Maret 2019 di sekitar lokasi.

"Karena pertimbangan kemanusiaan, mereka masih diberikan toleransi hingga batas waktu hingga akhirnya hari ini kami bongkar," ujarnya.

Sisa bangunan bekas Pasar Pon akan dibongkar secara bertahap. Begitu kata Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Komidag) Kabupaten Trenggalek Yudi Sunarko.
Pemetaan Pembangunan Pasar Pon menunjukkan, imbas bukan hanya pada bangunan toko emas yang saat ini dibongkar. Tapi juga beberapa bangunan lain, seperti Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Trenggalek dan Taman Kanak-kanak Adhiyaksa.

Ia bilang, pengelolaan Pasar Pon nantinya berasal dari dua aset.
"Tapi untuk pemindahan seperti BNNK masih menunggu. Tapi khusus untuk pasar, kami targetkan hari ini rampung," ujarnya.

Ia menjelaskan, pasar akan dibangun secara multiyear, atau dua kali penganggaran. Setidaknya, anggaran untuk membangun pasar itu mencapai Rp 90 miliar.

"Untung anggaran itu, informasi yang kami terima sudah masuk di meja Presiden. pinsipnya kita memunggu jadwal dari pusat," ucap Yudi.

Pasar Pon nantinya mengusung konsep bangunan hijau. Detail gambar untuk pasar yang luasnya sekitar 1,2 hektare itu masih dalam tahap pematangan. 

Dinas baru akan membagikan gambar bangunan Pasar Pon apabila telah rampung.

"Untuk pasar nanti karena harus memenuhi syarat green building, maka spesifikasi teknis, layout, dan penggunaan material harus ramah lingkungan," tuturnya.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved