Kota Batu

Pagu Sekolah Satu Atap SMP Di Kota Batu Tak Terpenuhi, Gunakan Sistem Offline Karena Tak Ada Sinyal

Sekolah Satu Atap ini melaksanakan kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 secara offline dan tidak menggunakan jalur zonasi.

Pagu Sekolah Satu Atap SMP Di Kota Batu Tak Terpenuhi, Gunakan Sistem Offline Karena Tak Ada Sinyal
suryamalang.com/Sany Eka Putri
Suasana pendaftaran di SMP Satu Atap Desa Gunungsari Kota Batu, Selasa (18/6). 

SURYAMALANG.COM, BATU  - Berbeda dengan sekolah yang melaksanakan PPDB sistem online, di Sekolah Satu Atap SMP di Desa Gunungsari tidak ada antrean. Sekolah Satu Atap ini melaksanakan kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 secara offline dan tidak menggunakan jalur zonasi.

Kepala Sekolah SMP Satu Atap Desa Gunungsari, Henu Lismiati mengatakan, setiap kali pendaftaran pagu di sekolah masih sisa dan tidak terpenuhi. "Pagu untuk SMP Satu Atap ini hanya 32 saja. Siswa yang lulus SD disini sudah pasti melanjutkan sekolah di sini. Karena SD dan SMP sudah jadi satu," kata Henu saat ditemui, Selasa (18/6).

Meski siswa baru di sana adalah lulusan dari SD satu atap, tetap kuota pagu masih banyak. Sampai saat ini siswa yang sudah mendaftar ini ada 21 siswa. Untuk persyaratan tidak ada yang berbeda, tetap menggunakan Kartu Keluarga (KK), lalu surat keterangan lulus dari sekolah untuk pendaftaran.

"Sejak dulu disini tidak pernah mengikuti pendaftaran online. Karena disini tidak ada jaringan, dan yang sekolah di sini ya siswa yang rumahnya di sekitar Dusun Brau, Dusun Kapru, Dusun Kandangan, Dusun Ngabruk, Dusun Celaket," imbuhnya. 

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved