Malang Raya

96 Bencana Terjadi di Kota Malang Hingga Pertengahan 2019, Kebakaran dan Tanah Longsor Mendominasi

Sebanyak 96 kejadian bencana terjadi di Kota Malang hingga pertengahan 2019. Dari total bencana yang terjadi, kebakaran dan tanah longsor mendominasi.

96 Bencana Terjadi di Kota Malang Hingga Pertengahan 2019, Kebakaran dan Tanah Longsor Mendominasi
suryamalang.com/Hayu Yudha Prabowo
Kondisi plengsengan yang ambrol akibat tergerus aliran sungai di jembatan Klayatan Gang 1, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (31/1/2019) lalu. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sebanyak 96 kejadian bencana terjadi di Kota Malang hingga pertengahan 2019. Dari keseluruhan bencana yang terjadi, kebakaran dan tanah longsor paling dominan.

"Dari Januari hingga Mei, tercatat bencana di Kota Malang sebanyak 40 tanah longsor dan 19 kebakaran," kata Analis Bencana BPBD Kota Malang, Mahfuzi, Selasa (19/6/2019).

Ia menjelaskan, dua bencana tersebut merupakan langganan karena posisi geomorfologi wilayah dan kawasan permukiman di Kota Malang cukup rapat.

Bencana lain yang juga melanda Kota Malang sepanjang pertengahan 2019 diantaranya 10 kasus banjir, 16 angin kencang dan lima kejadian pohon tumbang. Kerugian yang ditimbulkan dari bencana tersebut mencapai Rp 9.839.983.500.

"Kerugian itu bahkan sudah melebihi kerugian bencana tahun 2018 jumlahnya Rp 6.658.146.850," tuturnya.

Dari total lima kecamatan yang ada di Kota Malang, di Kecamatan Kedungkandang merupakan wilayah paling rawan. Data yang dikumpulkan BPBD Kota Malang menunjukkan, telah terjadi 145 kasus bencana selama 5 tahun terakhir.

Sementara itu di Kecamatan Blimbing dan Klojen,angka kejadian bencana yakni 122 kasus dan Lowokwaru dengan 104 kasus. Sedangkan pada posisi terbawah ditempati Kecamatan Sukun dengan 103 kejadian.

"Kami dari BPBD menghimbau warga untuk selalu mewaspadai potensi bencana. Kenali bencananya, kurangi risikonya dengan tidak berdiam di tebing sungai, berteduh saat hujan di bawah pohon, matikan listrik saat ada genangan air dan berhati-hati menyalakan lilin," pungkasnya.

Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved