Kabar Blitar

Doa Lintas Agama untuk Jalin Kerukunan di Makam Bung Karno Kota Blitar

Para umat dari berbagai agama itu memanjatkan doa secara bergiliran. Selesai memanjatkan doa-doa, mereka ziarah ke makam Bung Karno.

Doa Lintas Agama untuk Jalin Kerukunan di Makam Bung Karno Kota Blitar
suryamalang.com/Samsul Hadi
Sejumlah orang dari berbagai agama mengikuti acara doa bersama di kompleks Makam Bung Karno, Kota Blitar, Kamis (20/6/2019). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Suasana di kawasan Makam Bung Karno (MBK) Kota Blitar terlihat ramai, Kamis (20/6/2019). Sejumlah orang dari berbagai agama berkumpul di kompleks makam Proklamator dan Presiden pertama RI itu.

Sebagian berkumpul di halaman dalam pusara Bung Karno. Sejumlah orang yang berkumpul di halaman dalam terlihat duduk berkelompok di atas karpet. Sejumlah orang dari agama Katolik itu terlihat mamanjatkan doa-doa.

Sedangkan, sebagian orang dari agama lain tampak berdiri bergerombol di depan gapura masuk ke pusara Bung Karno. Mereka menunggu giliran untuk memanjatkan doa di pusara Bung Karno.

"Hari ini ada doa lintas agama di Makam Bung Karno. Doa lintas agama ini rangkaian acara Haul Bung Karno," kata Ketua Panitia Haul Bung Karno, Heru Santoso.

Heru mengatakan rangkaian puncak acara Haul Bung Karno dimulai sejak pagi. Pada pagi harinya diadakan semaan Alquran di kompleks Makam Bung Karno. Kemudian dilanjutkan acara manakiban dan tabarakan. Setelah itu diadakan doa lintas agama.

Doa lintas agama ini melibatkan umat agama Islam, Hindu, Budha, Kristen, Katolik, dan Konghucu. Para umat dari berbagai agama itu memanjatkan doa secara bergiliran. Selesai memanjatkan doa-doa, mereka ziarah ke makam Bung Karno.

"Acara ini rutin dilaksanakan tiap tahun pada haul Bung Karno. Doa lintas agama ini untuk merekatkan rasa toleransi dan kerukunan antar-agama," ujar Heru.

Dikatakannya, pada sore hari ini akan dilaksanakan pembacaan yasin dan tahlil di Istana Gebang. Kemudian, pada malam harinya akan diadakan kenduri 1000 tumpeng sebagai puncak acara haul Bung Karno. Kenduri 1000 tumpeng ini dimulai dari Istana Gebang sampai Makam Bung Karno.

Di sepanjang jalan dari Istana Gebang menuju ke Makam Bung Karno berdiri tenda-tenda untuk acara kenduri 1000 tumpeng. Jarak Istana Gebang ke Makam Bung Karno sekitar 2 kilometer. "Nanti setelah Magrib baru dilaksanakan kenduri 1000 tumpeng," katanya.

Seorang pengunjung dari Bali, Wayan Supatmi mengaku terharu dengan acara doa lintas agama di Makam Bung Karno. Dia bersama rombongan sekitar 27 orang dari Bali tidak sengaja mampir ke Makam Bung Karno. Dia dan rombongan baru saja ada acara di Kediri.

Setelah dari Kediri, dia dan rombongan ada acara di Pantai Balekambang, Malang. Saat melintas di Kota Blitar, mereka mampir ke Makam Bung Karno. "Ini tadi dari Kediri perjalanan ke Malang. Mampir ziarah ke Makam Bung Karno. Di sini pas ada acara doa lintas agama. Acara ini bagus untuk menjalin kerukunan antar-umat beragama," katanya. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved