Kabar Pamekasan

Inilah Akibatnya Jika Dua Sejoli Tanpa Ikatan Pernikahan Ketahuan Berduaan di Kamar Kos di Pamekasan

Inilah Akibatnya Jika Dua Sejoli Tanpa Ikatan Pernikahan Ketahuan Berduaan di Kamar Kos di Kabupaten Pamekasan

Inilah Akibatnya Jika Dua Sejoli Tanpa Ikatan Pernikahan Ketahuan Berduaan di Kamar Kos di Pamekasan
IST
Satpol PP Pamekasan saat membawa pasangan muda-mudi ke Kantor Satpol PP Pamekasan, Kamis (20/6/2019). 

SURYAMALANG.COm, PAMEKASAN - Dua sejoli yang sedang berduaan di kamar kos di Pamekasan diciduk petugas Operasi Gabungan Lintas Satuan bersama TNI, Polri, CPM, yang digelar Satpol PP Kabupaten Pamekasan, Kamis (20/6/2019).

Laki-laki dan perempuan ini kepergok saat berada di dalam kamar kos yang berada di Desa Buddagan, Kecamatan Padewamu, Kabupaten Pamekasan.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan, Ainurrahman mengatakan saat ia melakukan penggeledahan di salah satu tempat kos yang berada di Desa Buddagan tersebut, pihaknya mendapati sepasang muda-mudi yang sedang duduk berduaan di dalam kamar kos dengan keadaan pintu terbuka sedikit.

"Sebenarnya keduanya mengetahui kehadiran kami saat razia. Ketika kami hampiri dan mintai keterangan, ternyata keduanya di luar nikah," ujar Ainurrahman kepada SURYAMALANG.COM saat dihubungi via telepon.

Lebih lanjut Ainurrahman mengaku, pasangan muda-mudi tersebut saat dimintai identitasnya, keduanya tidak bisa menunjukkan. Alias berdalih tidak bawa KTP.

"Saat kami meminta KTP, keduanya mengaku tidak bawa. Ya langsung kami bawa ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ungkapnya.

Ainurrahman menyatakan, pasangan mudi-mudi tersebut berinisal M jenis kelamin laki-laki berasal dari Kabupaten Sampang dan mengaku berkelahiran tahun 2002.

Sedangkan untuk yang perempuan berinisial A berasal dari Kabupaten Pamekasan dan mengaku berkelahiran tahun 1993.

"Keduanya sudah kami berikan surat peringatan dan sudah dilaporkan ke pemilik kos. Selain itu kami sudah meminta kepada keduanya untuk menyerahkan keterangan domisili yang ditandatangani oleh kepala desa dan lurahnya," ucap Ainurrahman.

Ainurrahman mengimbau, kepada pemilik rumah kos yang berada di wilayah Kabupaten Pamekasan agar meminta surat keterangan domisili yang bertandatangan dari lurah atau kepala desa setempat sebelum mengizinkan para penghuni kos untuk ngekos di tempatnya.

Sekadar diketahui, operasi kegiatan rutin yang dilakukan Satpol PP Pamekasan dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pamekasan No. 14 Th. 2014 tentang Tata Kelola Hotel Penginapan & Rumah Kos.

Dari kegiatan tersebut yang menjadi sasaran atau target utama adalah tempat kos yang berada di Kecamatan Pademawu serta di daerah kota.

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved