Malang Raya

Dalam Dua Minggu Ini Kota Malang Dilanda 6 Kali Kebakaran, Damkar Imbau Masyarakat Waspada

Mulai mewaspadai ancaman kebakaran yang ada di lahan-lahan kosong. Lahan kosong tersebut rawan terjadi kebakaran ketika memasuki musim kemarau.

Dalam Dua Minggu Ini Kota Malang Dilanda 6 Kali Kebakaran, Damkar Imbau Masyarakat Waspada
SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Sutono mengais sisa-sisa barang akibat kebakaran di kamar anaknya di Jalan Setia Budi Dalam, Kota Malang, Minggu (16/6/2019). 

SURYAMALANG.COM, SUKUN - Dalam dua minggu ini, Kota Malang telah dilanda enam kali kejadian kebakaran. Kebakaran itu terjadi di wilayah Arjowinangun, Muharto, Gadang, Klojen, Joyogrand, dan di TPA Supit Urang

Kepala Damkar Kota Malang, Antonio Viera mengatakan, kebakaran ini terjadi pada awal musim kemarau. Ia menilai, jika kejadian ini merupakan yang terparah apabila dibandingkan dengan awal kemarau pada tahun 2018 lalu.

Untuk itu pihaknya, mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terkait ancan kebakaran. "Kami sudah melakukan upaya pencegahan ke masyarakat. Sekarang tinggal masyarakat sendiri yang harus sadar akan potensi bahaya kebakaran," ucap Anton panggilan akrabnya saat ditemui SURYAMALANG.COM, Jumat (21/6).

Dijelaskan Anton, kini pihaknya mulai mewaspadai ancaman kebakaran yang ada di lahan-lahan kosong. Lahan kosong tersebut rawan terjadi kebakaran ketika memasuki musim kemarau.

Seperti yang terjadi di Perumahan Joyogrand dan di TPA Supit Urang dalam beberapa hari ini. "Hal-hal sekecil apapun bisa saja memicu api. Karena kondisinya saat ini kering. Jadi janganlah buang putung rokok sembarangan," terangnya.

Selain itu, Anton juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terbiasa membakar sampah di musim kemarau. Pasalnya, jika itu dibiarkan, bisa saja menimbulkan kebakaran.

Ia khawatir, kobaran api tersebut bisa merembet ke kawasan permukiman warga apabila tidak segera ditangani. "Yang pertama itu jangan membakar sampah di tempat yang mudah terbakar, kemudian jauhkan korek api dari anak-anak dan jangam memaki listrik secara berlebihan," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved