Kabar Trenggalek

Pria 31 Tahun Sikat 2 Boneka Lucu Padahal Sudah Curi Laptop Tetangga di Trenggalek

Ada-ada saja ulah Umar Santoso (31), warga Desa Cakul Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek ini.

Pria 31 Tahun Sikat 2 Boneka Lucu Padahal Sudah Curi Laptop Tetangga di Trenggalek
Ist
Umar Santoso (31), warga Desa Cakul Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek. Karena hobi mengoleksi boneka, ia nekat mencuri dua boneka Doraemon dan Teddy Bear milik tetangganya, Siti Maesaroh. Boneka itu turut diembat ketika ia mencuri laptop Asus dan uang Rp 100.000, bulan puasa lalu. 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Ada-ada saja ulah Umar Santoso (31), warga Desa Cakul Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek ini.

Karena hobi mengoleksi boneka, ia nekat mencuri dua boneka Doraemon dan Teddy Bear milik tetangganya, Siti Maesaroh. Boneka itu turut diembat ketika ia mencuri laptop Asus dan uang Rp 100.000, bulan puasa lalu.

"Pelaku ditangkap setelah sebelumnya mengunggah foto boneka itu di akun media sosial miliknya," kata Kapolsek Dongko, AKP Tri Basuki, saat gelar tangkapan di Mapolres Trenggalek, Senin (24/6/2019).

Polisi kemudian mencocokkan boneka yang diunggah itu dengan ciri-ciri yang disampaikan korban. Setelah diketahui bahwa boneka itu memiliki kemiripan yang otentik, polisi pun mencari dan meringkus pemilik akun.

Tri menjelaskan, pencurian itu terjadi pada Senin (27/5/2019). Pelaku mengacak-acak kamar korban di malam hari ketika ditinggal pemiliknya salat tarawih. Ia masuk dengan cara mencongkel pintu rumah yang kosong tersebut.

Ketika pulang, korban panik ketika melihat kamarnya berantakan. Laptop beserta tasnya dan uang yang diselipkan ditumpukan baju turut hilang. Pun dengan dua boneka yang kini menjadi barang bukti.

"Oleh pelaku, laptop dan tasnya dijual kepada rekannya di Desa Nglebeng, Kecamatan Panggul," ungkap Tri.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo mengatakan, pengungkapan kasus pencurian tersebut tegolong unik. Alasannya, pengungkapan pencurian laptop terlacak karena boneka.

"Pelaku dikenakan pasal 363 ayat ke-3e dan 5e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," tutur Didit. 

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved