Suhu Kota Malang Semakin Dingin, Ini Cara Agar Kulitmu Tidak Kering Saat Pergantian Musim

Suhu kota Malang semakin dingin akibat pergantian musim, hal ini juga berimbas pada kesehatan kulitmu.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: eko darmoko
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Alasan Suhu Kota Malang Lebih Dingin dari Biasanya Sampai Capai 16 Derajat, Berikut Penjelasan BMKG 

SURYAMALANG.com - Suhu Kota Malang semakin dingin akibat pergantian musim, hal ini juga berimbas pada kesehatan kulitmu.

Suhu dingin Kota Malang yang melanda mulai malam hingga pagi hari ini bisa membuat kulitmu kering dan bersisik.

Hal itu karena ketika suhu dingin, Kulitmu jadi kehilangan kelembapannya sehingga terasa kering dan tidak nyaman.

Jika kulitmu kering, akibatnya kulitmu akan berkeriput dan bersisik.

Kondisi kulit yang kering juga membuat penampilanmu jadi tidak maksimal.

Lalu bagaimana caranya menjaga kondisi kulit agar tetap lembap selama menghadapi suhu dingin?

1. Gunakan Moisturizer

Moisturizer atau pelembab adalah produk perawatan kulit yang tidak bisa kamu lewatkan untuk menghadapi suhu dingin.

Namun jangan sembarangan menggunakan pelembab ya? Sesuaikan produk ini untuk jenis kulitmu.

Jika kulitmu berminyak maka carilah pelembab untuk kulit berminyak, sebaliknya jika kulitmu kering gunakanlah produk untuk kulit kering.

Biasanya hal ini tertulis dalam kemasan produk yang ingin kamu beli, bacalah baik-baik keterangan produknya.

2. Konsumsi Cairan

Kulitmu juga perlu dirawat dari dalam, hal ini bisa dilakukan dengan mengkonsumsi cairan.

Cairan yang dimaksud berupa air putih, atau buah-buahan yang mengandung banyak air.

Selain itu, dengan mengkonsumsi hal tersebut kamu juga akan semakin sehat

3. Jangan Asal Pakai Sabun Muka

Sama seperti pelembab, sabun muka yang kamu gunakan juga akan mempengaruhi kondisi kulitmu.

Jika kamu memiliki kulit berminyak maka gunakan produk untuk kulit berminyak dan seterusnya.

Jika kamu kebingungan dengan produk yang ingin kamu beli, ada baiknya kamu melakukan penelusuran di Internet tentang produk yang kamu inginkan.

4. Tabir Surya

Meskipun sedang dingin, jangan pernah lupakan tabir surya, ya.

Udara dingin tak berarti tak ada sinar UV matahari yang bisa membahayakan kesehatan kulitmu.

5. Toner yang Tepat

Selain pelembab, toner juga berperan dalam menjaga kelembaban kulitmu.

Pilihlah toner yang tak mengandung alkohol agar kulit tak kering dan terasa ketarik.

Penyebab Suhu Kota Malang Semakin Dingin

Ternyata dibalik semakin dinginnya suhu di Kota Malang, ada penjelasan ilmiahnya, seperti yang disampaikan oleh pihak BMKG Kota Malang berikut ini.

Menurut keterangan pihak BMKG Kota Malang, fenomena penurunan suhu di Kota Malang memang wajar terjadi ketika menuju musim kemarau.

Dalam sepekan ini saja, suhu Kota Malang pada dini dan pagi hari rata-rata mencapai 15,6 hingga 16 derajat celcius.

Penjelasan terkait dengan suhu Kota Malang dituturkan oleh Kepala Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Karangploso, Kabupaten Malang, Aminudin Al Roniri.

Aminudin mengatakan, Malang yang lebih dingin dari biasanya merupakan fenomena yang wajar saat musim kemarau seperti dilansir dari Kompas.com.

"Normalnya memang begini. Memang musim kemarau itu ditandai dengan kondisi suhu yang dingin malam hari, puncaknya pagi hari," kata Aminudin saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (22/6/2019).

Namun, suhu Kota Malang berbeda pada pagi dan siang hari, dimana suhu pada siang hari terasa lebih panas dan menyengat.

"Kalau siang lebih panas menyengat," imbuhnya.

Untuk kelembaban udara di Kota Malang berkisar 50 hingga 95 persen, dimana kecepatan angin dari arah timur menuju tenggara mencapai 05 hingga 35 kilometer per jam.

Suhu rendah ini diperkiranan akan terus dirasakan oleh penduduk Kota Malang mengingat perkiraan BMKG pada Juli hingga Agustus suhu akan semakin dingin.

Bulan Agustus diperkirakan menjadi puncak musim kemarau dan rata-rata suhu di malam dan pagi hari akan terasa lebih dingin lagi.

"Ini akan lebih dingin lagi. Nanti ada angin kencang berdebu dan sebagainya. Kulit mulai kering, ini tandanya puncak musim kemarau," jelasnya.

Sementara itu, menurunnya suhu di Kota Malang juga turut dijelaskan oleh analis kebencanaan BPBD Kota Malang, Mahfuzi pada Kamis (20/6/2019).

Ia pun juga mengatakan hal yang sama dengan Aminudin dimana penurunan suhu ini wajar saat menuju musim kemarau.

"Seperti yang terlihat di weather station, suhu saat ini dingin karena masuk musim kemarau. Malam hari bisa 21 derajat sampai 18 derajat," tutur analis kebencanaan BPBD Kota Malang, Mahfuzi, Kamis (20/6/2019).

Mahfuzi menerangkan, arah angin di berdasarkan pengamatan weather station saat ini berkecepatan 3 km/jam mengarah ke barat laut. Kelembaban di Kota Malang 66 persen dan curah hujan nihil.

Ia menambahkan bahwa penurunan suhu pada malam hari ini diakibatkan oleh panas matahari yang diserap oleh bumi langsung lepas ke udara karena minimnya keberadaan awan.

"Seandainya ada awan, maka panas yang dilepas tadi akan di pantulkan lagi ke bumi, makanya suhu permukaan hangat," imbuh dia.

BPBD Kota Malang memprediksi penurunan suhu di Kota Malang masih akan terjadi hingga Oktober mendatang atau berakhirnya musim kemarau.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved