Kesehatan

Cowok Wajib Tahu! Doyan Makan 'Junk Food' Ternyata Pengarungi Kesuburan Sperma, Simak Penjelasan Ini

Lantas ada anggapan, bahwa makanan cepat saji alias junk food bisa mencegah kesuburan sperma dan gangguan kesehatan lainnya.

Editor: Dyan Rekohadi
IST
Ilustrasi sperma 

SURYAMALANG.COM - Kesuburan sperma pada laki-laki sering dikaitkan dengan gaya hidup dan pola makanan yang dilakukan sehari-hari.

Lantas ada anggapan, bahwa makanan cepat saji alias junk food bisa mencegah kesuburan sperma dan gangguan kesehatan lainnya. Berikut adalah penjelasan rincinya :

Makanan cepat saji atau junk food seperti pizza, kentang goreng, soda, dan lainnya, seringkali dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, penyakit jantung, hingga ganggun kesuburan.

Namun, apakah banyak makan makanan cepat saji di usia remaja bisa secara permanen memengaruhi kesuburan di usia dewasa?

Menurut beberapa laporan, makan makanan cepat saji di usia remaja dapat merusak sperma.

Menurut riset dari Harvard University, pria muda yang pola makannya banyak mengonsumsi makanan-makanan cepat saji cenderung memiliki jumlah sperma lebih sedikit.

Mereka juga memiliki lebih sedikit indikator fungsi kesehatan sperma.

Sementara, remaja yang menerapkan pola makan seimbang, dengan juga mengonsumsi ikan, ayam, sayur, buah, dan banyak air cenderung memiliki sperma yang lebih banyak.

Para peneliti menyimpulkan hal ini setelah mempelajari pola makan, kualitas sperma, dan hormon reproduksi dari sekitar 3.000 pria muda yang telah lulus tes kebugaran di pelayanan militer.

Hasilnya kemudian dipresentasikan pada rapat tahunan European Society of Human Reproduction and Embryology pekan ini.

Lalu, mengapa hal itu bisa terjadi? Dokter urologi di NYU Langone Health, Bobby Najari menguraikan penjelasannya.

Dia menyebut, studi ini mendukung temuan-temuan sebelumnya yang menyatakan, pola konsumsi makanan cepat saji kerap dikaitkan dengan kualitas sperma yang buruk.

"Aku rasa studi tersebut menguatkan banyak hal yang pernah kusampaikan kepada para pasien," kata Najari.

Para pria yang peduli dengan kualitas dan kuantitas spermanya serta kesehatan secara umum disarankan untuk mengonsumsi banyak buah-buahan, sayur-sayuran dan daging tanpa lemak.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved