Kabar Surabaya

Hari Ini, Majelis Hakim PN Surabaya Rencana Jatuhkan Vonis Artis Vanessa Angel

Sesuai dengan agenda sidang yang telah disepakati sebelumnya, rencananya hakim akan membacakan amar putusannya pada hari ini.

Hari Ini, Majelis Hakim PN Surabaya Rencana Jatuhkan Vonis Artis Vanessa Angel
TribunJatim.com/Syamsul Arifin
Vanessa Angel saat menanti pembacaan vonis hari ini di PN Surabaya, Rabu, (26/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kasus penyebaran konten asusila dengan terdakwa artis cantik Vanessa Angel kini memasuki babak akhir. Dimana Vanessa akan menghadapi vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Richard Marpaung mengatakan, sesuai dengan agenda sidang yang telah disepakati sebelumnya, rencananya hakim akan membacakan amar putusannya pada hari ini.

"Sesuai dengan hasil sidang sebelumnya, kalau tidak ada halangan, putusan vonis akan dibacakan hakim hari ini," katanya, Rabu (26/6/2019).

Sementara itu, Ketua Tim Pengacara Vanessa Angel, Abdul Malik mengaku tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi pembacaan vonis tersebut.

"Iya benar, hari ini jadwalnya dibacakan vonisnya. Tidak ada persiapan. Karena kita nanti hanya akan mendengarkan dulu bagaimana putusannya," ungkapnya.

Bila nantinya Vanessa divonis bersalah, mengingat ketiga terdakwa sebelumnya yang disebut sebagai mucikari oleh polisi, dinyatakan bersalah oleh hakim dalam pasal penyebaran konten asusila, Abdul Malik mengatakan, pihaknya belum dapat memberikan komentar. Ia beralasan, pada prinsipnya semua keputusan nantinya tetap akan diserahkan ke Vanessa Angel.

"Ya nanti tetap akan kita serahkan ke Vanessa, apakah banding atau tidak jika divonis bersalah. Kan juga belum tentu divonis bersalah. Tapi yang jelas, kita ikuti dulu proses persidangannya nanti," tandasnya.

Dalam sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Novan Ariyanto menuntut Vanessa Angel selama 6 bulan penjara.

Vanessa dianggap terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat 1 UU RI No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi elektronik Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved