Nasional

Perempuan Indonesia Dijual ke China Berkedok Kawin Kontrak, Ditelanjangi saat Menolak Hubungan Intim

Perempuan Indonesia Dijual ke China Berkedok Kawin Kontrak, Ditelanjangi saat Menolak Hubungan Intim

Perempuan Indonesia Dijual ke China Berkedok Kawin Kontrak, Ditelanjangi saat Menolak Hubungan Intim
shutterstock
Ilustrasi perdagangan manusia 

SURYAMALANG.COM - Perempuan asal Indonesia menjadi primadona sekaligus target mangsa untuk dijual kepada pria China.

Ada peran "mak comblang" pada perdagangan manusia berkedok "kawin kontrak" ini. Ironisnya, perempuan yang masuk perangkat justru menerima perlakukan kasar, dipaksa bekerja, dan bahkan menjadi alat pemuas nafsu.

Tercatat, ada puluhan perempuan dari Kalimantan Barat dan Jawa Barat diduga menjadi korban perdagangan orang ke China dengan modus perjodohan.

Sebanyak 29 perempuan diincar para perekrut yang disebut "mak comblang" dengan iming-iming uang.

Mon, salah satunya. Dia terbuai janji manis teman perempuannya yang baru dikenalnya di media sosial.

Oleh pria itu, Mon diiming-imingi akan dijodohkan dengan pria kaya raya asal China.

Saat itu kira-kira September 2018, Mon dan teman barunya itu bertemu di Singkawang, Kalimantan Barat.

Mon lalu dibawa ke rumahnya dan dikenalkan kepada dua pria keturunan China, tetapi perempuan berusia 22 tahun ini menolak.

"Cowok yang satu sudah tua dan yang kedua agak-agak idiot gitu," ujar Mon di kantor LBH Jakarta, Minggu (23/6/2019).

Keesokan harinya, Mon dipertemukan lagi dengan seorang pria asal China yang usianya 28 tahun.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved