Malang Raya

Akhir Kisah Sugeng, Tersangka Mutilasi di Pasar Besar Malang, Penyelidikan Dibumbui Cerita Mistis

Akhir Kisah Sugeng, Tersangka Mutilasi di Pasar Besar Malang, Penyelidikan Dibumbui Cerita Mistis

Akhir Kisah Sugeng, Tersangka Mutilasi di Pasar Besar Malang, Penyelidikan Dibumbui Cerita Mistis
Kolase SURYAMALANG.COM/ RIFKY EDGAR dan HAYU YUDHA
Akhir Kisah Sugeng, Tersangka Mutilasi di Pasar Besar Malang, Penyelidikan Dibumbui Cerita Mistis. (Kiri) Sugeng Angga Santoso tersangka kasus mutilasi di Pasar Besar Malang dan (Kanan) Dewa Awatara, jaksa yang menangani kasus mutilasi oleh Sugeng. 

Setelah itu, Dewok pun mencuci seluruh bajunya dan merendamnya di dalam bak mandi, lalu ia pergi ke tempat tidur untuk beristirahat.

Namun, ketika saat akan tidur, pria yang tinggal di Jalan Teluk Etna, Arjosari itu mendengar suara tangisan bayi yang berasal dari tetangga sebelahnya.

Karena merasa terganggu, Dewok pun keluar rumah dan bertemu dengan orang tua yang mengasuh bayi tersebut.

"Bayi ini sebenarnya jarang menangis, tapi entah pada malam itu kok nangis seperti orang ketakutan. Orang tuanya juga ikut bingung," ujarnya.

Karena tidak bisa tidur, Dewok pun memutuskan untuk melaksanakan salat tahajud.

Saat hendak wudhu ke kamar mandi, ia kaget ketika melihat baju rendamannya sudah dipenuhi oleh kecoak.

Tersangka, Sugeng mengeksekusi korban
Tersangka, Sugeng mengeksekusi korban (SURYAMALANG.COM)

Atas kejadian itu, ia berfirasat jika dia diganggu oleh korban yang meninggal akibat mutilasi itu.

Karena sebelumnya, Dewok melihat foto tubuh korban yang sudah membusuk dengan dipenuhi oleh belatung.

"Sebelumnya saya lihat fotonya tubuh korban saat dipenuhi belatung ketika ditemukan. Dari situlah saya sudah memiliki firasat aneh tentang kasus ini," terangnya.

Dewok pun menambahkan, baru kali ini ada kecoak yang masuk ke dalam rendaman cuciannya.

Setelah itu ia langsung mengganti air di dalam cucian tersebut dan langsung mengambil air wudhu untuk menunaikan salat tahajud.

Usai melakukan salat, suara tangisan bayi yang tinggal di samping rumahnya perlahan-lahan mulai hilang.

"Kalau dibilang aneh tapi ini nyata, tapi kisah mistis ini tak hanya sekali ini saja saya rasakan. Dulu sewaktu menjadi jaksa di Batam juga mengalami hal yang sama. Yakni dihampiri oleh wanita korban pembunuhan atas kasus pembunuhan juga," tandasnya.

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved