Pilpres 2019

Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi Kompak Tak Hadir dalam Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2019 di MK

Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 dan 02 kompak untuk tidak hadir dalam sidang putusan sengketa Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK)

Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi Kompak Tak Hadir dalam Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2019 di MK
ANTARA/WAHYU PUTRO A
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Maruf Amin (kiri) serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri. 

SURYAMALANG.COM - Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 dan 02 kompak untuk tidak hadir dalam sidang putusan sengketa Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin tak akan menghadiri pembacaan sidang putusan sengketa Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (27/6/2019) siang ini.

Jokowi dan Maruf Amin menyerahkan sepenuhnya proses di MK kepada kuasa hukum.

"Jadi kuasa hukum saja yang akan hadir," kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Arsul Sani, saat dihubungi, Kamis pagi.

Sidang putusan sengketa Pilpres 2019 di MK dijadwalkan dimulai pukul 12.30 WIB siang ini.

Sementara berdasarkan agenda yang dirilis Istana Kepresidenan, Jokowi tak memiliki agenda untuk diliput sepanjang pagi hingga sore ini.

Adapun pada malam nanti pukul 20.30 WIB, Jokowi akan bertolak ke Osaka, Jepang, dari Bandara Halim Perdanakusuma, untuk menghadiri KTT G20.

"Sampai dengan saat ini tidak dijadwalkan ke sidang MK," kata Arsul yang juga salah satu tim kuasa hukum Jokowi-Maruf ini.

Sementara itu, sebelumnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai pihak pemohon juga dipastikan tak akan menghadiri sidang putusan di MK.

Keduanya juga menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre Rosiade mengatakan, Prabowo-Sandi sengaja tidak hadir agar tak menarik massa untuk datang ke sekitar Gedung MK.

"Kalau dia (Prabowo) datang, bakal datang dong pendukungnya. Enggak datang saja pendukungnya masih ada yang datang. Kalau ada gula, ada semut dong. Datang itu berbondong-bondong pendukungnya kalau mereka datang," kata Andre di Media Center Prabowo-Sandi, di Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved