Breaking News:

Malang Raya

Sekda Kota Malang: Usulan Dewan untuk Menambah Tiga SMP Negeri Perlu Kajian

Menanggapi rekomendasi DPRD Kota Malang untuk menambah tiga SMP negeri di Kota Malang, Sekretaris Daerah Kota Malang menilai perlu adanya kajian.

suryamalang.com/Benni Indo
Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto. 

“Harus ada dokumennya. Misal anak sekolah SD di kawasan itu sudah tidak ada, ke depannya juga tidak dibutuhkan, sehingga sikap ini didasarkan pada pertimbangan yang sudah matang. Jangan sampai di tahun berikutnya, ternyata perlu SD. Harus ada analisis yang mampu menjawab sikap kita, OK untuk SMP,” terangnya.

Meskipun DPRD Kota Malang, melalui Komisi D mengatakan telah menggelar hearing dengan Dinas Pendidikan Kota Malang terkait usul penambahan tiga SMP negeri pada 10 Juni 2019, namun Wasto mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan tentang hasil hearing itu.

“Sepertinya kok belum, nanti saya cek,” paparnya.

Komisi D DPRD Kota Malang merekomendasikan kepada Pemkot Malang agar membangun tiga SMP baru di Kota Malang. Rekomendasi itu telah disampaikan Komisi D kepada Pemkot Malang saat menggelar hearing pada tanggal 10 Juni 2019.

Rekomendasi pembangunan tiga SMP baru itu buntut dari kegaduhan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sekadar informasi, untuk tingkatan SD dan SMP, yang diberi kewenangan adalah pemerintah daerah, dalam hal ini Pemkot Malang.

Sekretaris Komisi D, Sugiono memaparkan, tiga SMP yang dibangun di tempatkan di kawasan Gadang, Polehan dan kawasan Jl A Yani yang mencakup Kelurahan Blimbing, Purwodadi sampai Balearjosari. Kata politisi PDI Perjuangan itu, banyak laporan yang masuk ke dewan dari masyarakat karena anak-anak yang tinggal di kawasan tersebut tidak mendapat kesempatan masuk ke sekolah negeri.

“Jadi orang Gadang ini tidak bisa masuk Sekolah negeri. Kedua, di daerah Polehan itu, warganya padat di sana, tapi tidak ada sekolahan. Kami merekomendasikan dibangun juga sekolahan di Jl A Yani sebelah barat,” ujar Sugiono.

Kata Sugiono, sebetulnya kebijakan zonasi bertujuan baik agar pendidikan bisa merata. Namun terjadi kegaduhan menjelang penerimaan karena banyak yang tidak diterima di sekolah negeri. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved