Kabar Surabaya

Wagub Emil Apresiasi Habitat for Humanity Indonesia: Kegiatan Jadi Pintu Gerbang Kerjasama Lanjutan

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengapresiasi kegiatan Habitat for Humanity Indonesia dalam mewujudkan tempat tinggal layak huni.

Wagub Emil Apresiasi Habitat for Humanity Indonesia: Kegiatan Jadi Pintu Gerbang Kerjasama Lanjutan
suryamalang.com/Sugiharto
Wagub Jatim, Emil Elstianto Dardak (kanan) berbincang dengan Managing Director Amar Bank, Vishal Tulsian di sela-sela acara gala diner Habitat Comunity di Hotel JW Mariot Surabaya, Jumat (28/6/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengapresiasi kegiatan Habitat for Humanity Indonesia dalam mewujudkan tempat tinggal layak huni di Jawa Timur. Kedepan, pihaknya berharap kerjasama itu tak berhenti, namun akan lebih intens ke kabupaten/kota lain.

Pada penjelasannya, Emil mengapresiasi kerja-kerja sosial yang digagas oleh Habitat Indonesia bersama para CEO ini. "Kita menyadari bahwa apa yang kita dapatkan, tentunya berkah. Berbagi adalah sebuah wujud menghargai apa yang kita terima. Kami berbahagia Jawa Timur menjadi atensi kali ini," kata Emil di sela acara dinner CEO Build yang diselenggarakan Habitat for Humanity Indonesia di Surabaya, Jumat (28/6/2019).

Hadir pada acara ini sekitar 130 CEO perusahaan multinasional yang berbasis di Jawa Timur, hinga beberapa daerah lain.

Emil menjelaskan, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa para pengusaha juga memiliki niat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya. "Ini bukan sekadar filantropi, namun wujud kebersamaan. Kami menyadari dalam sosial-work, bukan sekadar mengumpulkan dana (charity) namun juga memikirkan effort yang high impact untuk menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.

Emil mengingatkan, potensi Jatim cukup besar untuk mengembangkan usaha. Jatim dengan penduduk yang mencapai 40 juta, menjadi provinsi dengan jumlah terbanyak nomor dua di Indonesia.

Sekaligus, menjadi provinsi terluas dengan jumlah kabupaten terbanyak. "Dari sisi ekonomi PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Jatim mencapai Rp 2.100 triliun terbesar setelah Jakarta," kata Emil.

Oleh karenanya, Jatim menjadi tempat strategis bagi pengusaha untuk mengembangkan usahanya. "Jatim bisa menjadi lokomotif di Indonesia. Ini adalah posisioning sangat bagus yang tak mungkin jalan tanpa adanya bantuan pengusaha," kata Emil.

CEO Build 2019 tersebut juga akan menjadi platform bagi pemerintah provinsi untuk menjalin komunikasi dengan pengusaha. "Terutama, bagi pengusaha yang ingin memajukan Jawa Timur juga," ucap Emil.

Namun, bukan sekadar mengembangkan usaha, Jatim juga harus mendapat nilai lebih dari keberadaan perusahaan. Oleh karena itu, kerjasama dengan pengusaha seperti ini menjadi penting dilakukan.

Apalagi, pemerintah pusat kedepan akan fokus dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) setelah sukses di bidang infrastruktur. Sehingga, pembangunan infrastruktur diharapkan tak lagi sekadar mengandalkan APBD, namun juga melibatkan swasta.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved