Kota Batu

Meskipun Sering Kekurangan Air Saat Kemarau, Kota Batu Tak Perlu Sumur Bor Untuk Pertanian Padi

Permasalahan kekurangan air untuk tanaman Padi di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu terus dicari solusinya.

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Permasalahan kekurangan air untuk tanaman Padi di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu terus dicari solusinya.

Karena tanaman padi di Kota Batu saat memasuki musim kemarau kedua (Juli, Agustus, September) ini selalu mengalami kekurangan air.

Bahkan pernah direncanakan akan membuat sumur bor di dekat pertanian padi di Desa Pendem.

Namun sumur bor itu dirasa tidak perlu karena di Kota Batu merupakan sumber air.

Sekretaris Dinas Pertanian Hendry Suseno mengatakan bor sumur ini jika dilihat memang tepat untuk memenuhi kebutuhan petani padi.

“Namun jika melalui kajian, akan butuh tempat yang pas untuk membuat sumur bor. Dan kami rasa itu tidak perlu, apalagi kota Batu sumber air,” kata dia, Senin (1/7/2019).

Dikatakannya, petani di Kota Batu juga pernah menyedot air dari sumber air brantas, namun hal itu tidak efektif.

Pihaknya lebih mengimbau kepada petani padi agar tidak terus menerus menanam padi. Yaitu menanam komoditas lain seperti sayur, jagung, dan lainnya.

Ia menjelaskan jika pembuatan sumur bor juga memerlukan tempat yang strategis.

Selama ini pertanian di Desa Pendem ini mendapatkan pasokan air dari daerah hulu.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved