Kabar Pamekasan

Juragan Mebel Pamekasan Diduga Jadi Korban Perampokan & Pembunuhan, Ada Luka di Kepala Korban

Juragan mebel bernama Amir Hud Al Katiri (56) diduga tewas akibat menjadi korban pembunuhan dan perampokan di Pamekasan.

Juragan Mebel Pamekasan Diduga Jadi Korban Perampokan & Pembunuhan, Ada Luka di Kepala Korban
SURYAMALANG.COM/Muchsin
Rumah korban sekaligus tempat penyimpanan mebel miliknya di Jl Pintu Gerbang IV-A, Blok Klompang Nomor 12, Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota, Pamekasan. 

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN – Juragan mebel bernama Amir Hud Al Katiri (56) diduga tewas akibat menjadi korban pembunuhan dan perampokan di rumah baru sekaligus gudang mebel di Jalan Pintu Gerbang IV-A Blok Klompang nomor 12, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Senin (1/7/2019) sekitar pukul 23.30 WIB.

Bapak dua anak asal jalan Peayaman, Kelurahan Parteker tewas dengan luka tusuk di kepala bagian belakang, dan tanpa pakaian.

Banyak berceceran darah segar dan sebagian sudah mengering di sekitar lokasi penemuan mayat.

Motor Honda PCX dan dua ponsel milik korban raib diduga dibawa pelaku.

Saat ini Polres Pamekasan masih melakukan penyelidikan dan minta keterangan anak korban, Hafid Amir dan Yahdi.

Dalam kasus ini polisi menyita sejumlah barang bukti, yaitu sepasang sepatu, kacamata, celana hitam, dan topi warna oranye.

“Kami belum bisa memberi motif pembunuhan ini. Kami masih minta keterangan saksi dan olah TKP,” ujar AKP Hari Siswo Suwarno, Kasatreskrim Polres Pamekasan kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (2/7/2019).

Informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, korban yang saat itu berada di toko mebel Bima Sakti sempat menghubungi istrinya, Evi sekitar pukul 14.00 WIB.

Namun menjelang tutup toko pukul 16.30 WIB, korban tidak kembali.

Kemudian anaknya, Hafid Amir mencoba menghungi dua nomor ponsel korban.

Halaman
12
Penulis: Muchsin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved