Kota Batu

Pelebaran Landing Paralayang Terkendala Lahan Perorangan

Rencana pelebaran landing paralayang di Kelurahan Songgokerto, sampai saat ini masih belum terealisasi.

Pelebaran Landing Paralayang Terkendala Lahan Perorangan
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso berdiskusi dengan tim terkait area paralayang dan gunung banyak beberapa waktu lalu. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Rencana pelebaran landing paralayang di Kelurahan Songgokerto, sampai saat ini masih belum terealisasi.

Ada beberapa hal yang membuat rencana itu masih belum terlaksana. Satu di antaranya adalah masalah pembebasan lahan.

Pemkot Batu masih belum bisa melakukan pembebasan lahan karena lahan yang nantinya dibuat pelebaran jalan tersebut masih milik warga.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan untuk pembebasan lahan tidak bisa dilakukan begitu saja.

“Harus ada kajiannya, yang melibatkan banyak pihak termasuk FASI,” kata Punjul, Selasa (2/7/2019).

Ada tiga lahan yang masih milik perorangan, yang harus dibebaskan lahannya.

Punjul menjelaskan kalaupun lahan tersebut harus dibeli, harus diperhitungkan berapa jumlah lahan yang dibeli.

Perluasan area landing paralayang di Lapangan Songgomaruto itu untuk menyesuaikan standar nasional.

Karena kota Batu sering dijadikan tempat untuk pertandingan Paralayang skala nasional.

“Ambil contoh satu lahan punya warga A. Dia punya lahan yang luasnya 1000 meter persegi.”

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved