Breaking News:

Kabar Pasuruan

Rencana Perluasan Area Tanam Padi Sulit Direalisasikan di Kabupaten Pasuruan

Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan kesulitan untuk memperluas area tanam. Hingga saat ini, area tanam padi cenderung stagnan atau jalan di tempat.

suryamalang.com/Galih Lintartika
Area persawahan tanaman padi di Kabupaten Pasuruan. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan kesulitan untuk memperluas area tanam. Hingga saat ini, area tanam padi di wilayah Kabupaten Pasuruan cenderung stagnan atau jalan di tempat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan, Ihwan menyampaikan, jumlah area baku sawah di Kabupaten Pasuruan tidak bisa bertambah. Bahkan, cenderung mengalami penurunan, seiring dengan banyaknya pembangunan seperti perumahan.

“Kami masih menghitung berapa penyusutan area lahan sampai sekarang, kami masih melakukan pendataan ini. Cuma yang jelas berkurang. Jadi rencana perluas area tanam itu hanya menjadi angan," kata Ihwan.

Sekadar diketahui, kata Ikhwan, saat ini luas baku sawah di Kabupaten Pasuruan hanya mencapai 39 ribu hektar. Dijelaskan dia, luasan tersebut hanya bisa dimanfaatkan untuk ditanami padi hingga 110 ribu hektar saja.

"Sebenarnya bisa lebih, tapi masa tanam padi, tidak hanya sekali. Di sini, jadi tidak maksimal," jelasnya.

Ia menyampaikan, masa tanam padi di sini, bisa dua kali sampai tiga kali. Ia mengaku kesulitan untuk menambah luas tanam tersebut. Karena tidak semua baku sawah, bisa ditingkatkan masa tanam padinya. Mengingat, banyak area pertanian, yang mengandalkan air tadah hujan.

“Kami masih belum memasang target untuk menambah area tanam. Selain faktor irigasi, juga dipengaruhi kesuburan tanah. Tanpa ada pergantian tanaman, seperti padi ke palawija bisa memicu kejenuhan pada tanah, sehingga hasil yang didapatkan petani, tidak bisa maksimal,” tambahnya.

Ihwan menyampaikan, target produksi padi tahun ini diharapkannya bisa terjaga. Yakni bisa mencapai 753 ribu ton. Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah menyokong dengan bantuan benih.

Selain bantuan untuk benih padi di area persawahan sebanyak 25 ton, juga dukungan benih untuk area lahan kering sebanyak 37 ton. “Bantuan benih itu diharapkan, bisa mendorong dan menjaga produktifitas padi di Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved