Malang Raya

SMP Swasta Di Kota Malang Berjuang Dapat Siswa, Guru SMP Sunan Giri Bantu Pembelian Seragam Baru

Kota Malang pertama kali memakai sistem zonasi 90 persen sesuai Permendikbud no 51/2018 pada Mei 2019 lalu.

SMP Swasta Di Kota Malang Berjuang Dapat Siswa, Guru SMP Sunan Giri Bantu Pembelian Seragam Baru
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Sri Yuni, Kepala SMP Sunan Giri Kota Malang saat di salah satu kelas di sekolah itu, Selasa (2/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Wacana penambahan SMPN baru di Kota Malang meresahkan SMP swasta.

Apalagi sampai saat ini masih berjuang mendapatkan siswa baru untuk tahun ajaran 2019/2020. Padahal tahun ajaran baru mulai kurang dua pekan lagi.

“Dikaji yang mendalam dulu dengan melibatkan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMP Swasta,” kata Sri Yuni, Kepala SMP Sunan Giri yang berada di Jl Joyo Pranoto Kota Malang pada suryamalang.com, Selasa (2/7/2019).

Dikatakan, saat PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), ia selalu deg-degan. Sebab tiap PPDB, grafik perolehan siswanya naik turun.

Apalagi di Kota Malang pertama kali memakai sistem zonasi 90 persen sesuai Permendikbud no 51/2018 pada Mei 2019 lalu.

Sebagian besar siswa lulusan SD di sekitar sekolahnya sudah terserap zonasi di tiga SMPN.

Agar menjadi daya tarik, siswa baru diberi seragam gratis dan tidak ada biaya pendaftaran.

“Sudah dua tahun ini diberi seragam gratis. Seragam putih biru, batik, pramuka dan baju olahraga,” jelas Sri Yuni.

Pembelian seragam itu ternyata bantuan dari guru-guru yang telah mendapat sertifikasi selain mendapat dari yayasan.

Dari 13 guru, sebanyak delapan guru sudah sertifikasi. Tujuannya agar sekolah tetap hidup.

Halaman
1234
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved