Kabar Tulungagung

Tanpa Dukungan, Relawan Pokdarwis Sanggarria Tulungagung Jungkir Balik Selamatkan Penyu Dari Pemburu

Pokdarwis Sanggarria mengelola empat pantai, yaitu Pantai Sanggar, Ngalur, Pathuk Gebang dan Jung Pakisa yang menjadi tempat penyu bertelur.

Penulis: David Yohanes | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/David Yohanes
Cangkang penyu yang ditemukan di Pantai Jung Pakis, Desa Jenggkungharjo, Kecamatan Tanggunggunung Tulungagung korban perburuan. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Pokdarwis Sanggarria mengelola empat pantai, yaitu Pantai Sanggar, Ngalur, Pathuk Gebang dan Jung Pakis. Secara alami empat pantai itu menjadi tempat penyu bertelur. Namun karena aktivitas pariwisata, Pantai Sanggar dan Pantai Ngalur sudah tidak ditemukan penyu tertelur.

Penyu yang ditemukan jenis penyu hijau, penyu belimbing, penyu sisik dan penyu pipih. Pokdarwis Sanggarria selama ini berjuang sendirian untuk menjaga penyu-penyu dari ancaman pemburu.

Ketua Pokdarwis Sanggarria, Lego Riyanto mengungkapkan, pemburu penyu ini berasal dari luar Jengglungharjo. “Kami dulu pernah bersama polisi menyita penyu yang dibawa pulang warga Pucanglaban. Kalau warga Jengglungharjo semua sadar untuk melindungi penyu,” terang Lego.

Lego dan kawan-kawan pernah mengadu ke pemerintah desa dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kala itu, terkait perlindungan penyu. Namun tidak pernah ada respon hingga sekarang. Alhasil sejak 2016 Lego dan kawan-kawan harus berjuang sendirian untuk menyelamatkan penyu.

Tantangan paling berat adalah medan yang sangat berat, terutama saat musim hujan. Anggota Pokdarwis ini kerap berpatroli untuk mengamankan penyu yang naik untuk bertelur. Mereka juga kerap memindahkan telur penyu yang dianggap tidak aman.

“Biawak sering mencuri telur penyu. Kadang juga kalau lokasinya terlalu tepi, ombak sering merusak tempat telur,” ungkap Lego.

Lego dan kawan-kawan nyaris putus asa dalam melindungi penyu dari ancaman pemburu. Mereka bahkan sempat vakum beberapa bulan karena merasa usahanya tidak mendapat dukungan. Namun mereka saling menyemangati untuk kembali berbuat demi kelestarian penyu.

Penyu mempunyai fungsi yang sangat vital untuk kelestarian laut dan dilindungi secara internasional. Pada saat masih tukik dan pertama kali masuk ke air, penyu menjadi santapan ikan-ikan. Secara alami dia memberi makan bagi ikan di laut.

Saat sudah dewasa, penyu memakan parasit di terumbu karang. Karena penyu terumbu karang menjadi sehat. Jika terumbu karang sehat, maka biota laut terjaga kelestariannya, termasuk ikan-ikan konsumsi. 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved