Malang Raya

Potongan Jari Korban Mutilasi di Malang Berproses Jadi Mumi, Polisi Tunggu Lunak untuk Sidik Jari

Polisi terus melakukan upaya guna mengungkap siapa yang menjadi korban kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang.

Potongan Jari Korban Mutilasi di Malang Berproses Jadi Mumi, Polisi Tunggu Lunak untuk Sidik Jari
Polres Malang Kota dan SRYAMALANG.COM/ HAYU YUDHA
Sugeng, tersangka mutilasi di Pasar Besar Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Polisi terus melakukan upaya guna mengungkap siapa yang menjadi korban kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang.

Kabar terbaru menyebutkan, Polisi akan mengandalkan kulit ari korban untuk proses identifikasi.

Kanit Identifikasi Polres Malang Kota, Iptu Subandi mengatakan, pihaknya kini menunggu sidik jari korban melunak dan mengelupas.

Setelah itu, ia akan ambil kulit arinya dan akan diuji melalui alat identifikasi dengan mencocokkan melalui E-KTP.

"Nunggu empuk dulu, kalau sudah empuk nanti akan saya pindahkan ke jari saya biar sesuai," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM.

Iptu Subandi bilang, cara itu dilakukan karena jari korban sudah mengeras dan sudah berproses menjadi mumi.

Maka dari itu, ia sengaja menyimpan sidik jari korban untuk dikembangkan lagi guna mengungkap siapa korban sebenarnya.

Kini ia mengupayakan proses reproduksi dengan harapan sidik jarinya itu bisa diangkat dengan tinta.

"Kalau sidik jari itu sudah mengeras, bisa dipastikan tidak akan bisa diambil dengan cara duplikat melalui tinta," jelasnya.

Sementara itu, pengembangan melalui foto juga kini sedang dilakukan oleh polisi.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved