Kabar Surabaya

Ini Sikap Bu Risma Wali Kota Surabaya Soal Video Pengeroyokan Remaja Putri yang Viral di Medsos

Ini Sikap Bu Risma Wali Kota Surabaya Soal Video Pengeroyokan Remaja Putri yang Viral di Media Sosial

Ini Sikap Bu Risma Wali Kota Surabaya Soal Video Pengeroyokan Remaja Putri yang Viral di Medsos
Tribunnews.com
Tri Rismaharini 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Meski baru dua hari keluar dari rumah sakit, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, telah kembali bekerja, termasuk dalam menangani video pengeroyokan remaja putri yang viral di media sosial.

Ada dua video yang viral terjadi di perumahan Galaxy, Jl Dharmahusada Indah Barat, Surabaya, yang pertama berdurasi 28 detik, yang kedua 34 detik.

Menanggapi video tersebut, Bu Risma mengerahkan Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) untuk mendampingi korban pengeroyokan.

Tak hanya itu, DP5A juga akan berkoordinasi dengan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.

"Tim itu juga bertemu Unit PPA di Polrestabes, nanti hasil laporannya itu akan dilaporkan ke Ibu (Risma).

Jadwal Acara TRANS TV SCTV RCTI GTV Indosiar TVONE Hari Sabtu 6 Juli, PSIS VS PERSELA Jam 6 Sore

VIRAL - Menyembuhkan Sakit Gigit dengan Menempelkan Bawang Putih di Tangan, Simak Penjelasan Ini

4 Jurus Andalan Yuni Shara Tutupi Kekurangannya Agar Selalu Cantik & Awet Muda, Salah Satunya Makeup

Penemuan Orok Bayi di Sungai Bedadung Jember, Diduga di Lempar dari Atas Jembatan

2 Tahun Pacaran di Medsos, Cowok Asal Subang Ini Langsung Berbuat Jahat di Kencan Pertama

Ibu akan menindak lanjuti laporan itu, biarkan proses itu berjalan, tapi pemerintah kota pasti akan intervensi dari sisi keluarga (korban)," tutur Kabag Humas Pemkot Surabaya, M Fikser, Jumat (5/7/2019).

Ia menambahkan, Risma memberikan perhatian besar terhadap kasus ini, karena ia fokus pada permasalahan anak dan sosial.

"Konsentrasi ibu yang besar itu kepada Sumber Daya Manusia, pendidikan, kesejahteraan, nah persoalan sosial ini kan berefek, pasti ibu perhatian di situ," imbuhnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, Chandra Oratmangun, mengatakan TKP video memang benar berada di perumahan Galaxy, namun rumah pelaku di Jojoran, Gubeng.

"Iya benar TKP-nya di lokasi perumahan. Tapi rumahnya di Jojoran, Kecamatan Gubeng," katanya.

Halaman
123
Penulis: Delya Octovie
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved