Malang Raya

PKK Kota Malang Geliatkan Urban Farming, Topang Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji menjelaskan, dengan terbatasnya lahan persawahan di Kota Malang, bukan berarti program ketahanan

PKK Kota Malang Geliatkan Urban Farming, Topang Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan
humas
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji saat mengunjungi lahan urban farming milik warga Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – PKK Kota Malang fokus menggeliatkan gerakan pertanian perkotaan atau urban farming.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji menjelaskan, dengan terbatasnya lahan persawahan di Kota Malang, bukan berarti program ketahanan pangan tidak bisa dihidupkan.

Widayati meyakini, sektor pertanian memiliki peran penting. Menurutnya, memang kontradiktif dengan kondisi kekinian, di mana sektor pertanian tidak lagi dilirik sebagai penopang utama perekonomian rumah tangga.

PKK Kota Malang bersama Pemerintah Kota Malang pun memiliki sejumlah program untuk mendorong dan memanfaatkan lahan yang ada semaksimal mungkin.

"Urban farming salah satu tujuannya bisa untuk menjaga ketahanan pangan, selain menjadi penghijauan lingkungan sekaligus menjadi sarana pengendalian inflasi di Kota Malang,” ujarnya, Jumat (5/7/2019).

Dengan ketahanan dan kemandirian pangan, Widayati percaya warga tidak terdampak secara ekstrim akan fluktuasi harga harga pangan. Secara khusus terkait pengendalian inflasi, PKK Kota Malang difasilitasi Bagian Perekonomian juga menjalin kerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan Malang.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji saat mengunjungi lahan urban farming milik warga Kota Malang.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji saat mengunjungi lahan urban farming milik warga Kota Malang. (humas)

Salah satu bentuk kolaborasi antara BI dan PKK, diantaranya telah digelontorkan CSR BI untuk PKK Kota Malang dalam wujud dukungan sarana dan prasarana program pengembangan urban farming di kota Malang.

Bantuan sarana budidaya urban farming untuk pengembangan yaitu tanah katel, pupuk kandang, sekam, benih tanaman dan polybag. Untuk prasarana berupa rak dan tempat budidaya tanaman dari talang kanal C.

Bantuan ini sangat dibutuhkan dan ditunggu tunggu oleh kader wilayah. Pasalnya, kebutuhan sarana dan prasarana untuk peningkatan kemampuan produksi sayur sebagai sumber konsumsi pangan dan ketersediaan gizi keluarga sehingga bantuan untuk kegiatan ini akan berjalan dengan baik dan berhasil.

Misi besar lainnya dari urban farming adalah zero stunting. Stunting di Jawa Timur tinggi. Sejalan dengan program Pemprov Jatim, PKK Kota Malang melakukan langkah-langkah penguatan untuk mampu menghilangkan stunting.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji saat mengunjungi lahan urban farming milik warga Kota Malang.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji saat mengunjungi lahan urban farming milik warga Kota Malang. (humas)
Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved