Malang Raya

Pemkab Malang Kuras Rp 3,5 Miliar untuk Gedung Tambahan Kejaksaan Negeri Kepanjen

Pemkab Malang menguras dana Rp 3,5 miliar untuk proyek gedung Kejaksaan Negeri Kepanjen, instansi vertikal yang sudah mendapat alokasi dana.

Pemkab Malang Kuras Rp 3,5 Miliar untuk Gedung Tambahan Kejaksaan Negeri Kepanjen
google street view
Kantor Kejaksaan Negeri Kepanjen di Jalan Sumedang, Kepanjen, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Pemkab Malang menguras dana Rp 3,5 miliar untuk membangun proyek gedung Kejaksaan Negeri Kepanjen, instansi vertikal yang sudah mendapat alokasi dana tersendiri dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan, gedung baru tersebut nantinya dibangun di belakang gedung utama untuk dua ruang seksi serta ruang pertemuan.

“Sekarang kami proses untuk mulai lelang, kurang lebih 1,5 bulan lagi akan keluar siapa pemenangnya dan bisa mulai dikerjakan supaya selesai tahun ini juga,” kata Wahyu Hidayat, Minggu (7/7/2019).

Mengapa Pemkab Malang mengurusi fasilitas yang bukan menjadi tanggung jawab utama pemerintah daerah? Alasan sesungguhnya tidak jelas benar.

Tapi, benang merahnya dapat dilacak dari keberadaan Tim Pengamanan Kegiatan Pembangunan dan Pemerintahan (TP4D) Kejaksaan Negeri Kepanjen. 

Lembaga yang tergolong baru itu diatur dalam Peraturan Jaksa Agung Nomor PER - 014/A/JA/11/2016
tentang Mekanisme Kerja Teknis dan Administrasi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan. 

Tahun 2019 ini, TP4D Kejaksaan Negeri Kepanjen mengawal dua proyek. Pertama, proyek Pasar Sumedang senilai Rp 13 miliar. Kedua, proyek gedung untuk kepentingan jaksa senilai Rp 3,5 miliar tadi. 

Pasar Sumedang hanya berjarak 6 menit jalan kaki dari kantor Kejaksaan Negeri Kepanjen.

Pasar Sumedang, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Pasar Sumedang, Kepanjen, Kabupaten Malang. (Erwin)

"Tahun ini kami anggarkan Rp 13 miliar untuk pembuatan kios di lantai 1 dan hall di lantai 2 Pasar Sumedang. Anggaran dialokasikan dalam APBD,” ujar Wahyu Hidayat.

Baik Pasar Sumedang maupun gedung Kejari ditargetkan tuntas pada Desember mendatang.

Pada 2018 lalu, terdapat 5 proyek yang dikawal oleh TP4D Kejari Kepanjen.

Rinciannya, proyek pembangunan Jembatan Srigonco dan jalan alternatif Kecamatan Bantur oleh Dinas PU Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang.

Selanjutnya, proyek Pasar Sumedang dan pembangunan MTs di Desa Harjokuncaran oleh Kemenag Kabupaten Malang.

Terkahir, pengawasan dan pengawalan dana desa (DD) serta alokasi dana desa (ADD)  oleh Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved