Malang Raya

Suasana Pasar Besar Kota Malang setelah Menjadi Lokasi Mutilasi pada Perempuan Misterius

Pengamanan di Pasar Besar Kota Malang kini mulai diperketat usai kasus mutilasi oleh Sugeng Angga Santoso terhadap perempuan misterius, Mei lalu.

Suasana Pasar Besar Kota Malang setelah Menjadi Lokasi Mutilasi pada Perempuan Misterius
edgar
LOKASI MUTILASI - Petugas Wastib saat menutup dan mengunci pintu di Pasar Besar Kota Malang. Kini pengamanan di Pasar Besar mulai diperketat pasca kasus mutilasi yang terjadi pada Mei lalu, Minggu (7/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pengamanan di Pasar Besar Kota Malang kini mulai diperketat usai kasus mutilasi oleh Sugeng Angga Santoso terhadap perempuan misterius, Mei 2019 lalu.

Hal itu dijelaskan oleh Andoko, anggota Wastib Pasar Besar Kota Malang saat ditemui SURYAMALANG.COM, pada Minggu (7/7/2019).

Menurutnya, mulai pukul 17:00 WIB, semua pintu yang ada di Pasar Besar Kota Malang mulai ditutup dan digembok.

"Total ada 79 pintu yang ada di Pasar Besar. Dan semuanya itu digembok oleh empat petugas yang berjaga pada shift itu," terangnya.

Setiap Wastib yang bejaga dan bertugas di Pasar Besar dibagi menjagi dua shift masing-masing 12 jam pada siang dan malam.

Mereka diharuskan untuk berkeliling sembari melihat kondisi yang ada di setiap sudut pasar.

"Dari empat orang itu bergantian berkeliling pasar. Kami hanya bermodalkan senter saja," ucapnya.

Pasca kebakaran yang melanda Pasar Besar beberapa tahun lalu, di tiap malam kondisi penerangan yang ada di dalam Pasar Besar juga dimatikan.

Hal itu untuk menghindari konsleting listrik yang terjadi dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"80 persen lampu penerangan kami matikan karena ada di beberapa titik yang kami nyalakan. Seperti yang di beberapa sudut di depan pasar," ujarnya.

Andoko menambahkan, pengamanan memang diperketat pasca kejadian mutilasi sesuai anjuran dari Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved